Kena Omicron atau Batuk Pilek Biasa? Begini Membedakannya


Jakarta - Pandemi COVID-19 belum kunjung berakhir, kemunculan varian baru Omicron membuat angka pasien yang terinfeksi terus meningkat. Varian ini kerap disebut memicu gejala lebih ringan dari varian lainnya tetapi diyakini lebih cepat menular.

Gejala Omicron juga disebut mirip dengan penyakit flu biasa. Gejalanya meliputi sakit tenggorokan, pilek, nyeri tubuh, dan demam. Karena gejalanya yang ringan, sulit untuk membedakan berbagai infeksi saluran pernapasan atau flu biasa.

Para ahli mengatakan bahwa tidak ada cara pasti untuk membedakan atau mengetahui apakah seseorang terinfeksi Omicron. Profesor Eskild Petersen, dari Rumah Sakit Universitas Aarhus di Denmark menyebutkan bahwa pilek atau peradangan biasa bahkan sangat sulit untuk dibedakan.

Dikutip dari India.com gejala COVID-19 atau Omicron sering mengalami batuk kering dan demam. Tapi terkadang juga merasakan sakit tenggorokan, sesak napas, sakit kepala, sakit badan, dan mudah merasa lelah.

Sedangkan flu biasa sering mengalami demam, sakit kepala, sakit badan, dan rasa lelah. Selain itu jika pilek biasanya lebih sering merasakan sakit tenggorokan, hidung tersumbat, bersin, dan sakit badan.

Secara keseluruhan, gejala COVID yang dilaporkan oleh Centre of Disease Control (CDC) meliputi:

• Demam atau kedinginan
• Batuk
• Sesak napas atau kesulitan bernapas
• Kelelahan
• Nyeri otot
• Sakit kepala
• Hilangnya rasa atau bau
• Sakit tenggorokan
• Hidung tersumbat atau pilek
• Mual atau muntah
• Diare

Beberapa orang mungkin mengalami muntah dan diare, meskipun ini lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.

Untuk alergi, CDC mencatat bahwa beberapa orang mungkin mengalami gejala rinitis dan konjungtivitis. Gejala tersebut antara lain:

• Bersin
• Pilek
• Penyumbatan


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik