Bill Gates: Setelah Omicron Berakhir, Covid-19 Jadi Flu Biasa

Bill Gates.
SHUTTERSTOCK/FREDERIC LEGRAND - COMEO

Jumlah kasus baru Covid-19 dengan varian Omicron kian bertambah saja. Namun, Bill Gates rupanya tetap mampu berpikir positif dan melihat adanya harapan di baliknya.
“Setelah lonjakan saat ini mereda, berbagai negara dapat melihat 'kasus yang jauh lebih sedikit' hingga sisa tahun 2022.”

Demikian tulis co-founder Microsoft ini pada hari Selasa (11/1/2022) lalu dalam tanya jawabnya bersama Devi Sridhar, dari Universitas Edinburgh.

"Setelah itu terjadi, Covid kemungkinan besar dapat diperlakukan lebih seperti flu musiman,” lanjut dia.
Gates yang kerap berkomentar terkait respons pandemi Covid-19 ini bukanlah orang pertama yang membuat prediksi serupa.

Tak sedikit ahli yang mengatakan bahwa penyebaran cepat Omicron, dapat membuat orang-orang mendapatkan "kekebalan alami" yang dapat membantu mengarahkan pandemi ke fase "endemik" yang jauh lebih ringan.

Gates pun menyinggung skenario itu di acara tanya-jawab di Twitter-nya, dan memprediksi bahwa Omicron hanya akan menciptakan banyak kekebalan, setidaknya untuk tahun depan.

Memang, jika cukup banyak negara dapat mempertahankan beberapa tingkat kekebalan simultan terhadap Covid, baik yang diinduksi vaksin atau lainnya, sirkulasi virus dapat melambat cukup lama untuk mentransisikan pandemi ke fase endemik itu.

Gates meyakini setelah Covid-19 menjadi endemik, bisa saja kita harus melakukan vaksinasi Covid-19 tahunan, layaknya vaksin flu tahunan biasa.

AS melaporkan rekor 1,5 juta kasus Covid baru pada hari Senin lalu, sekaligus mencatat rekor baru untuk pasien rawat inap.

Dr. Anthony Fauci, penasihat medis utama Presiden Joe Biden, juga telah memproyeksikan bahwa gelombang kasus Omicron saat ini akan memuncak di AS pada akhir Januari.

Lalu, Centers for Disease Control and Prevention juga mengaku telah memperkirakan bahwa "penurunan tajam" dalam kasus Covid-19 akan terjadi setelah Omicron berlalu.

Sementara itu di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat tambahan 464 kasus baru per 13 Januari 2022 lalu.
Penambahan jumlah kasus ini menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 4.268.097 kasus.


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik