Yenni Wahid Teringat Jokes Gus Dur Suka Tertawakan Diri Sendiri

Yenni Wahid di Haul Gus Dur ke-12 (Tangkapan Layar)

Jakarta, Keluarga Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid menggelar haul ke-12 Gus Dur. Yenny Wahid mengungkap salah satu 'kekuatan' Gus Dur yang menurutnya bisa membuat masyarakat merasa dekat.
Haul ke-12 Gus Dur digelar secara bersamaan di 4 titik, yakni di kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan; di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur; Peace Village, Yogyakarta; dan di Kedutaan besar Indonesia di Berlin, Jerman. Selain itu, acara ditayangkan secara virtual.

Pihak keluarga istri Gus Dur, Sinta Nuriyah, Anak Gus Dur, Yenni Wahid, Innayah Wahid, hingga cucu-cucu, hadir di kediaman Gus Dur di Ciganjur. Beberapa pejabat pemerintahan juga hadir secara virtual, di antaranya Mendagri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Wagub Jawa Timur Emil Dardak.
Acara dimulai dengan lantunan doa, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil. Selain itu, cucu-cucu Gus Dur tampil berselawat.

Yenni Wahid mengatakan, haul ke-12 dilakukan di beberapa tempat karena banyaknya peserta yang ingin hadir. Yenni pun menyampaikan terima kasi kepada seluruh pihak yang membantu penyelenggaraan.

"Kita membagi titik-titik haul sehingga dilakukan di banyak tempat. Jadi banyak yang ikut haul ini dan ikut secara online, terima kasih atas perhatiannya kepada haul Gus Dur yang ke-12 ini," kata Yenni saat menyampaikan sambutan.

Yenni lantas mengenang Gus Dur yang selalu tertawa. Menurutnya, hal ini menjadi kekuatan besar Gus Dur karena mampu membahagiakan banyak orang melalui candaannya.

"Tertawa adalah salah satu kekuatan besar Gus Dur, Gus Dur menghadapi semua hal dengan tertawa. Gus Dur menghadapi semua masalah, semua konflik, menghadapi semua ketegangan dengan tertawa, salah satu kelebihan Gus Dur yang membuat ia dicintai, membuat semua orang merasa dekat adalah beliau punya kemampuan dan keistimewaan membahagiakan banyak orang lewat jokes beliau," kata Yenni.

Yenni mengatakan jokes yang Gus Dur berikan lebih dari sekadar jokes. Sebab, Yenni mengatakan Gus Dur suka menertawakan dirinya sendiri dan tidak pernah menganggap dirinya sebagai seorang pejabat.

"Tapi lebih jokes, karena suka menertawakan diri sendiri itu melebihi jokes. Gus Dur tidak pernah menganggap dirinya serius, tidak pernah menganggap dirinya pejabat, Gus Dur nggak pernah menganggap dirinya istimewa, bahkan Gus Dur bulak-balik menertawakan dirinya sendiri," kata Yenni.

Yenni menuturkan, Gus Dur memiliki jokes tentang dirinya dan sang istri. Yenni lantas menanyakan jokes tersebut ke sang Ibu, Sinta Nuriyah.
"Gus Dur punya jokes yang luar biasa tentang beliau dan Ibu Sinta. Mama ngerti nggak mah jokes-nya bapak. Katanya, Bapak dan Mamah ini adalah pasangan sempurna, kenapa, Mah?" tanya Yenni.

"Karena yang satu nggak bisa jalan, karena yang satu nggak bisa melihat," jawab Sinta.
"Nah itu jokes-nya Gus Dur menertawakan diri sendiri," tutur Yenni.

Dia menyebut, jokes yang dilakukan Gus Dur bukan karena sekedar menyukai guyonan. Namun karena cara pandang Gus Dur yang berdasarkan dalil.

"Jadi itu bukan cuma perkara Gus Dur suka guyonan, tidak, karena cara pandang beliau yang berdasarkan dalil, yassir wala tu'assir, permudahlah jangan dipersulit, gitu aja kok repot," imbuhnya.


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik