Antisipasi Banjir Tak Meluas, 17 Excavator Keruk Kali Lamong di Gresik


Untuk mengantisipasi banjir tak meluas. Sebanyak 17 alat excavator dikerahkan mengeruk Kali Lamong. Pengerukan ini dilakukan guna mengangkat sendimentasi. Apalagi saat ini banjir sedikit demi sediki mulai surut.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR), Endong Wahyukuncoro menuturkan, total ada 27 excavator yang dikerahkan untuk melakukan pengerukan di Kali Lamong.

“Dari semua itu, delapan excavator ditempatkan di titik nol dari jembatan Bulangkulon, Kecamatan Benjeng ke arah Balongpanggang. Dikerjakan oleh rekanan dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar,” tuturnya, Senin (8/11/2021).

Andong menambahkan, untuk swakelola lokasinya di titik nol dari jembatan Bulangkulon ke arah Benjeng dengan mengerahkan empat alat excavator. Empat alat excavator tersebut milik DPU-TR Gresik.

“Alat berat atau excavator yang baru didatangkan sebanyak dua unit long up dan satu unit excavator kecil. Penempatan excavator baru tersebut ada di Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang sebanyak satu long up,” imbuhnya.

Selain ditempatkan di dua kecamatan. Yakni, Benjeng dan Balongpanggang. Di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme juga ditempatkan dua unit excavator. “Semuanya itu dapat pinjaman dari Pemkot Surabaya saat ini terus melakukan pengerukan. Total semua ada 17 excavator yang dikerahkan agar banjir Kali Lamong tak meluas,” tandasnya.

Beritajatim

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik