4 Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari bagi Kesehatan Tubuh

Ilustrasi minum kopi
shutterstock

Tak sedikit orang yang punya kebiasaan menyeruput secangkir kopi panas di pagi hari dengan tujuan meningkatkan semangat dan suasana hati.
Namun banyak dari mereka yang meminum kopi di pagi hari hanya menganggapnya sebagai rutinitas dan kebutuhan, bukan sebagai bagian dari sarapan sehat.

Padahal siapa sangka meminum kopi di pagi hari bisa memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita, mulai dari menurunkan risiko terkena penyakit hingga meningkatkan fungsi otak.

Bahkan, menurut Alissa Rumsey, MS, RD, ahli diet yang berbasis di New York City dan penulis Unapologetic Eating, asupan kopi di pagi hari bisa meningkatkan fungsi kognitif seseorang, melindungi tubuh dari penyakit degeneratif, kesehatan jantung lebih baik, dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Agar lebih memahami manfaat meminum kopi di pagi hari, simak paparan berikut ini.

Kaya akan vitamin dan mineral penting
Mengapa kopi dianggap sebagai superfood? Sebab, kopi sarat dengan vitamin dan mineral penting seperti riboflavin, asam pantotenat, magnesium, serta senyawa bioaktif yang menangkal penyakit.

Bahkan, menurut Claire Carlton MS, RD, LD/N, ahli gizi dan kesehatan pencernaan yang berbasis di North Carolina, kopi mengandung asam klorogenik, sekelompok polifenol yang memiliki efek antioksidan dan terbukti membantu mengurangi peradangan.

Mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker
Asupan kopi dengan intensitas sedang kerap dikaitkan dengan berbagai pencegahan penyakit berbahaya.
Bahkan, suatu studi menemukan bahwa minum tiga sampai lima cangkir kopi per hari mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Sementara studi lain yang dilakukan oleh Journal of American Heart Association menemukan bahwa minum lebih dari secangkir kopi per hari bisa menurunkan risiko stroke sebanyak 25 persen pada wanita.

Tak hanya itu, penelitian juga menemukan bahwa ada senyawa tertentu dalam kopi yang membantu tubuh menggunakan glukosa untuk energi sekaligus menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa asupan kopi dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker kolorektal, prostat, endometrium, dan hati.

"Kerusakan DNA dapat menyebabkan kanker dan tumor, tetapi ada penelitian yang menemukan bahwa dark roast coffee mengurangi kerusakan itu, sehingga mengurangi risiko berkembangnya sel kanker abnormal," kata Vikki Petersen, DC, CCN, CFMP, seorang dokter kedokteran fungsional dan ahli gizi klinis yang berbasis di California.

Meningkatkan kesehatan otak
Banyak orang yang tidak bisa berinteraksi dengan orang lain atau bahkan hewan peliharaan mereka sebelum minum secangkir kopi pertama mereka di pagi hari. Ternyata, ini normal.

"Kopi adalah stimulan alami yang mengaktifkan sistem saraf pusat, membuat kita merasa tidak lelah, sekaligus meningkatkan kemampuan kita untuk berkonsentrasi, fokus, dan cepat bereaksi di saat yang sama," kata Rumsey.
Tak hanya itu, kopi juga bermanfaat untuk kesehatan otak jangka panjang.

"Sebuah studi menunjukkan bahwa minum tiga sampai lima cangkir kopi per hari pada usia paruh baya dapat menurunkan risiko demensia dan Alzheimer di usia lanjut sebanyak 65 persen,” kata Petersen.
Beberapa studi tambahan lainnya juga menghasilkan hasil serupa, menunjukkan penurunan risiko Penyakit Parkinson, Alzheimer, dan penurunan kognitif.

Membantu meningkatkan metabolisme tubuh
Sebagai stimulan alami, kopi juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh.
"Kopi tidak hanya membantu tubuh membakar lemak, tetapi sebagai diuretik, membuat pencernaan Anda bergerak," kata Megan Roosevelt, RDN, ahli gizi diet dan pendiri HealthyGroceryGirl.com yang berbasis di LA.

Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa satu cangkir kopi saja dapat meningkatkan tingkat metabolisme, pengeluaran energi, dan pembakaran lemak untuk energi seseorang.

Minum kopi berlebihan, apa dampaknya?
Meski kaya manfaat, tentu saja meminum kopi berlebihan pun tidak baik dan perlu dibatasi.

“Ada berbagai pendapat tentang 'dosis' kafein yang optimal,"jelas Petersen.
"Sementara FDA mungkin mengatakan tiga hingga lima cangkir (kopi) itu aman, saya merekomendasikan pasien saya untuk minum satu hingga dua cangkir saja dan tidak minum kafein apa pun setelah tengah hari untuk memastikan tidak ada gangguan tidur malamnya,” tambahnya.

Dampak kafein berbeda bagi setiap orang. Menurut Rumsey, bagi yang sensitif, konsumsi tinggi kafein dapat menyebabkan iritabilitas, kecemasan, atau gugup.
"Ditambah lagi, terlalu banyak kafein, atau dikonsumsi pada waktu yang salah, dapat memengaruhi tidur Anda, dan menyebabkan insomnia," ujarnya.

Tak hanya itu, banyak orang yang merasa bahwa kopi sedikit keras di usus dan merangsang asam di perut, yang dapat memperburuk rasa mulas dan refluks, terutama jika diminum saat perut kosong.
Kita juga sebaiknya tidak menggunakan kopi sebagai pencegah kantuk.

“Saya biasa menyebut kopi sebagai 'energi palsu' karena meskipun merupakan stimulan dan akan memberi dorongan kognitif sementara, untuk energi yang lebih berkelanjutan, kita tetap harus tidur cukup, makan teratur, dan mendapatkan nutrisi yang baik," kata Carlton.


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik