Safou, Buah Langka di Dunia yang Punya Segudang Manfaat


Bagi sebagian besar orang, mungkin masih terasa asing atau bahkan belum pernah mendengar atau mengenal buah safou. Buah ini merupakan salah satu buah langka di dunia.

Buah safou secara botani diklasifikasikan sebagai Dacryodes edulis, dikenal dengan nama pir Afrika, bush butter tree, dan butter fruit. Buah langka ini merupakan keluarga Burseraceae yang berasal dari daerah tropis di Afrika Tengah dan Afrika Barat seperti Gabon, Nigeria dan sekitarnya.

Tanaman ini mampu tumbuh di ketinggian 18-40 meter dengan daun yang sangat lebat. Pohon safou sangat cocok digunakan sebagai tanaman pencegah erosi tanah atau tanaman pagar.

Bunga pohon safou berwarna kuning berukuran 5 mm berbentuk tandan. Biasanya buah ini akan terbentuk sekitar 2-5 bulan setelah penyerbukan. Ketika matang buah safou kakan berwarna ungu atau biru tua.

Safou memiliki tekstur kulit keras dengan daging lembut, segar dan beraroma seperti buah pir. Buah ini dapat bertahan 1-5 hari jika disimpan di tempat sejuk berventilasi baik. Untuk mengkonsumsi buah ini, bisa mentah atau matang.

Uniknya, warga Afrika mengonsumsi buah itu dengan cara dipanggang atau direbus dengan garam pada suhu panas sampai kulitnya terbuka. Mereka kemudian memisahkan isinya lalu dimakan dengan jagung atau singkong sebagai makanan utama. Isi dari buah safou dapat dijadikan bahan baku saus yang disajikan dengan keripik.

Pohon safou mulai dari daun, buah dan kulit pohon memiliki khasiat atau kandungan. Kulit pohon safou mengandung resin yang sangat bermanfaat untuk mengobati infeksi bakteri pada kulit dan kulit mengelupas.

Buah safou mengandung vitamin A dan C serta magnesium, kalium dan kalsium. Selain itu buah safou memiliki kandungan asam amino esensial tingkat tinggi seperti treonin, lisin, dan leusin. Jika disimpan terlalu lama, khasiat dan manfaat safou akan berkurang. Sedangkan bagian daun safou bermanfaat sebagai obat mual, diare, anemia dan sakit tenggorokan.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik