Jejak Sunan Drajat di Sendang Brumbun Lamongan


Lamongan, Sendang Brumbun diyakini sebagai tempat favorit Sunan Drajat untuk menyendiri. Seperti apa ceritanya?
Sendang yang berada di Dusun Tepanas, Desa Kranji, Kecamatan Paciran ini kerap dihubungkan dengan masa kerajaan. Pasalnya, banyak temuan batu bata kuno di sekitar lokasi dan juga temuan patung dan arca yang masih tersimpan hingga saat ini.

"Akar pohon yang ada di samping sendang agak mengubah bentuk bangunan. Selain itu, dulunya kawasan ini juga pernah terjadi banjir dan mengalami pergeseran tanah, jadi sebagian ada yang tertimbun dan rusak," kata Juru Kunci Brumbun, Ahmad Tasrun saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (2/10/2021).


Tasrun mengungkapkan, Sendang Brumbun menjadi salah satu tempat jujugan Sunan Drajat. Di masa lalu, Sendang Brumbun dikenal sebagai lokasi kesukaan Sunan Drajat untuk menyepi.
"Dulunya ada sekitar 3 sampai 4 arca, semacam Ganesha, namun hilang, masih ada 1 patung yang kami simpan," jelas Tasrun.

Di sekitar sendang juga terdapat beberapa batu unik, di antaranya Batu Pasujudan yang konon dulunya dijadikan sebagai tempat sembahyangnya Sunan Drajat dan Selo Penangkep.

Batu pasujudan ini terdiri dari 2 tumpukan batu besar yang bisa menghasilkan bunyi saat diketuk. Yang oleh warga disebut dengan istilah Batu Gong.

"Sendang Brumbun sudah ada sejak zaman dulu. Konon pemandian ini sering digunakan oleh Sunan Drajat sebagai tempat berdiam diri," jelasnya.

Selain 2 batu tersebut, di Bukit Brumbun ini juga terdapat Batu Blambangan. Merupakan batu yang memiliki bentuk yang sangat besar dan utuh. Rata-rata batu yang mengelilingi bukit ini terdiri dari bebatuan andesit, dan jika dilihat tampak seperti pagar.

"Getok tularnya, dulu pernah ada pagebluk atau wabah. Karena sendang ini digunakan sebagai pemandian oleh masyarakat, maka oleh Sunan Drajat sendang ini dibersihkan menggunakan bejana kuningan sehingga masyarakat bisa menggunakannya kembali dan terhindar dari wabah," paparnya.


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik