Matahari Bakal Mati, Apa yang Terjadi Pada Bumi dan Manusia?


Jakarta, CNBC Indonesia - Matahari selalu menyinari Bumi setiap hari hingga saat ini. Namun apa yang bakal terjadi jika Matahari mati dan berhenti menyinari Bumi?

Jika skenario itu terjadi, kemungkinan manusia di Bumi tidak akan mengetahuinya hingga sekitar 8,5 menit kemudian. Sebab tidak ada yang bergerak lebih cepat dari cahaya termasuk tarikan gravitasi, dan kita tidak menyadari ada sesuatu yang hilang.

Namun berikutnya Matahari akan tiba-tiba menghilang dan Bumi akan diselimuti kegelapan. Lalu planet ini akan melakukan perjalanan ke ruang antar bintang dengan kecepatan 18 mil per detik, dikutip dari Futurism, Selasa (28/9/2021).

Dua detik kemudian, Bulan yang biasanya memantulkan sinar matahari juga menjadi gelap. Termasuk juga planet di tata surya yang berkedip terlihat di Bumi juga berhenti memantulkan sinar matahari.

Lalu suhu di Bumi akan turun dan mulai membeku. Futurism mencatat butuh jutaan tahun untuk Bumi menjadi beku padat namun di bagian permukaan suhu akan turun di bawah 0 derajat celcius dalam minggu pertama lalu minus 100 derajat celcius pada tahun pertama.

Selanjutnya suhu akan stabil di suhu minus 240 derajat celcius selama beberapa juta tahun, sementara energi panas Bumi juga masih bekerja.

Fotosintesis yang biasanya dibantu matahari juga akan berhenti, dan seluruh tanaman akan mati. Sebagian besar Spesies juga hanya bertahan dalam waktu singkat sebelum musnah.

Selanjutnya populasi manusia juga akan musnah. Beberapa di antara mereka memilih berpindah ke dekat pusat Bumi dan hidup dari energi panas Bumi.
Lalu Bumi akan membeku dan menjadi bongkahan batu yang kokoh serta beku dan berjalan di ruang angkasa.


CNBCindonesia.com