Kota Surabaya Mulai Fokuskan Pengerukan dan Pelebaran Saluran Air


Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menyatakan pengerukan dan pelebaran saluran air pada tahun ini mulai difokuskan khususnya di wilayah Kota Surabaya bagian selatan dan barat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, di dua wilayah tersebut saat ini ada yang salurannya dilakukan pengerukan, pelebaran saluran, dan membuat saluran crossing.

"Mudah-mudahan nanti pada saat musim hujan bisa selesai semuanya," katanya, Senin, 20 September 2021.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga terus memanfaatkan rumah pompa untuk mencegah genangan. Beberapa perbaikan juga terus dilakukan agar maksimal.

Eri memastikan perbaikan-perbaikan untuk mengurangi genangan air di Surabaya tidak masuk ke dalam refocusing anggaran. Sebab, yang direfocusing hanya pada kegiatan-kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Kami bangun-bangun itu baru pada 2022, karena kami tidak ingin kalau kita refocusing akhirnya berdampak pada masyarakat, seperti banjir ini. Jadi, itu tidak dikurangi," terangnya.

Wali Kota Eri sebelumnya mengatakan sudah meminta jajarannya membuat bozem atau tempat penampungan air hujan di kawasan Tandes pada saat menjabat wali kota pada awal tahun 2021.

"Bozem itu sekarang sudah jadi. Bozem ini penting untuk menampung air di daerah tersebut, sehingga harapan kita tidak ada lagi genangan di daerah tersebut," jelas dia.

Menurut dia, Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi datangnya musim hujan. Berbagai upaya itu sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, mulai dari mengeruk endapan di saluran hingga menyelesaikan pembangunan bozem di Kecamatan Tandes.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik