Sri Mulyani: Pandemi Mempercepat Transformasi Digital dari Target Pemerintah


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pandemi covid-19 mengakselerasi transformasi digital. Padahal Kementerian Keuangan berencana untuk mengubah seluruh dokumen ke digital dengan jangka waktu minimal tiga tahun.

"Tanda tangan akan menjadi digital. Kebijakan ruang kerja yang digital dan lebih fleksibel. Kemudian kita dilanda pandemi dan tidak bisa ke kantor, lalu kita harus berubah secepatnya," kata dia dilansir dari laman resmi Kemenkeu, Senin 23 Agustus 2021.

Sebelum pandemi, pemerintah bersiap untuk revolusi industri 4.0 dan memastikan masyarakat siap menghadapinya. Apalagi dengan adanya ekonomi digital yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, dengan artificial intelligence mengambil alih banyak pekerjaan.

"Masyarakat tidak memiliki kesiapan yang sama untuk transformasi digital. Mereka tidak seharusnya menggunakan teknologi untuk kegiatan konsumtif namun lebih produktif atau bahkan menciptakan katalisator untuk inovasi dan produktivitas," ungkap dia.

Untuk itu, pemerintah mulai melakukan reformasi bidang pendidikan. Tujuannya adalah agar masyarakat menjadi pemain daripada hanya penerima pasif dari perubahan teknologi ini. Pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas.

"Infrastruktur sangat penting. Jadi kami menginvestasikan banyak pada infrastruktur digital. Kami membangun palapa ring untuk konektivitas yaitu satelit sepanjang 12.140 km agar kami dapat terhubung, terutama kota dan kabupaten yang belum terhubung dengan kualitas yang baik akan dapat terhubung," pungkasnya.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik