Serangan Drone Bunuh Diri Tewaskan 2 Awak Kapal Tanker Minyak Israel


SERANGAN
terhadap sebuah kapal tanker minyak terjadi pada Kamis (29/7) malam, di lepas pantai Oman. Serangan itu menewaskan dua awak, demikian menurut perusahaan manajemen kapal, Zodiac Maritime.

“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mendengar insiden di atas M/T Mercer Street pada 29 Juli 2021, yang telah mengakibatkan kematian dua awak kapal, seorang warga negara Rumania dan seorang warga negara Inggris. Kami belum mengetahui ada korban personil lain," kata Zodiac dalam pernyataan yang diposting di akun Twitter-nya.

Perusahaan itu tidak merinci lebih jauh mengenai para korban atau serangan itu sendiri, hanya menambahkan bahwa insiden itu masih diselidiki.

Meskipun belum ada yang mengaku bertanggung jawab, para pejabat yang berbicara dengan The Associated Press dan The New York Times mengatakan yakin serangan itu dilakukan menggunakan beberapa pesawat tak berawak. Dikenal sebagai drone bunuh diri, pesawat yang membawa bahan peledak ini bisa diterbangkan ke sasaran dan meledak saat terjadi benturan.

Seorang pejabat keamanan Israel kepada The Associated Press mengatakan Iran berada di balik serangan kapal Mercer Street, meskipun pejabat itu tidak memberikan bukti untuk klaim tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, AS dan Israel menuduh Iran melakukan serangan terhadap beberapa kapal terkait Israel. Iran juga menuduh Israel menyerang fasilitas nuklir dan pos militer Iran di Suriah.

Ketegangan antara Israel dan Iran meningkat baru-baru ini sementara AS telah berusaha untuk memulihkan kesepakatan nuklir Iran 2015, sebuah langkah yang ditentang Israel. Kesepakatan awal itu memaksa Iran untuk secara signifikan mengurangi program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi ekonomi yang dikenakan oleh AS dan kekuatan dunia lainnya.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik