Kedua Tertinggi se-Indonesia, Vaksin Dosis Pertama di Jatim Capai 27,45 Persen


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus menggencarkan vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunitas atau herd immunity. Harapannya, kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi bisa kembali tumbuh.

Data Satgas Covid-19 Jatim per 22 Agustus 2021, tingkat ketercapaian vaksinasi dosis pertama dan kedua di Jatim menempati posisi kedua tertinggi setelah DKI Jakarta dengan jumlah 8.763.457 orang atau setara 27,45 persen.

Sementara untuk dosis kedua berjumlah 4.847.819 orang atau setara 15,23 persen. Sedangkan capaian vaksinasi di DKI Jakarta untuk dosis pertama sebanyak 9.542.549 orang dan dosis kedua sebanyak 4.993.262 orang.

"Vaksinasi menjadi bagian yang sangat penting. Sehingga pengendalian Covid-19 bisa kita maksimalkan. Bersama Pak Pangdam, bersama Pak Kapolda, juga Pangkoarmada 2 dan Kajati di Jawa Timur, kami ini all in one" ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Senin (23/8/2021).

Khofifah menambahkan, kemasifan kegiatan vaksinasi dan penegakan disiplin protokol kesehatan (proses) merupakan langkah di tahap hulu terus dimaksimalkan. Hal tersebut, dibuktikan dengan menurunnya Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Jatim.

Baik untuk ruangan Intensive Care Unit (ICU) dan isolasi saat ini penggunaannya sudah berada dibawah 60 persen. "Tetapi ini harus tetap dijaga dengan kewaspadaan berganda. Saya rasa kita akan bergerak lebih masif lagi, ketika vaksin lebih banyak lagi kita terima," pungkas Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini menyatakan, sejak Maret hingga Juni 2021 yang lalu, jumlah kasus Covid-19 di Jatim kian melandai. "Hal ini berseiring dengan pertumbuhan ekonomi Jatim di triwulan kedua di tahun ini, yang mencapai 7,05 persen," tandas Khofifah.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik