Jika Dijual, Berapa Harga Medali Olimpiade Tokyo 2020?

Apriyani Rahayu dan Greysia Polii Sukses Memperebutkan Emas di Olimpiade Tokyo 2020. ©2021 AFP/Alexander Nemenov

Kerja keras para atlet dunia seakan terbayar saat mereka bisa juara di Olimpiade. Selain mendapat pengakuan, mereka akan dikenang sepanjang masa. Medali jadi tanda bukti mereka pernah menjadi jawara.

Tentu menjadi pertanyaan, seberapa berhargakah nilai medali Olimpiade jika diukur dengan uang?
Dilansir dari laman CNN, Senin (2/8), 92,5 persen bahan baku medali emas Olimpiade terbuat dari perak. Sisanya emas dengan kandungan emas sekitar 6 gram dari total berat 556 gram.

Kemudian medali perak terbuat dari perak murni dan beratnya sekitar 550 gram, sedangkan medali perunggu beratnya sekitar 450 gram dan sebenarnya terbuat dari 95 persen tembaga dan 5 persen seng.
Berarti medali emas akan bernilai sekitar USD 800 atau Rp 11,5 juta (1 USD = Rp 14,415) jika dicairkan. Sedangkan perak akan bernilai sekitar USD 450 atau Rp 6,4 juta dan perunggu sekitar USD 5 atau Rp 72.000.

Medali di olimpiade Tokyo kali ini didesain oleh seniman Jepang bernama Junichi Kawanishi. Masing-masing medali emas, perak dan perunggu berdiameter 85 milimeter dan ketebalan berkisar dari 7,7 mm hingga 12,1 mm.

Memang mendapatkan sebuah medali adalah suatu kebanggaan, namun jika dilihat nilainya maka tidak sebanding dengan perjuangan para atlet. Kendati begitu, para atlet tidak memperhitungkan pentingnya nilai medali itu sendiri.

Kemungkinan angka-angka ini tidak akan berarti apa-apa bagi para atlet. Terpenting mereka bangga telah mencatatkan diri sebagai pemenang dalam suatu kompetisi.
Greysia / Apriyani Dinanti Bonus Segudang Usai Dapat Emas Olimpiade Tokyo 2020.


Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dinanti guyuran bonus besar sepulangnya dari Olimpiade Tokyo 2020. Keduanya berpeluang mendapatkan uang dengan nominal miliaran hingga sebidang tanah.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas cabang olahraga (cabor) bulutangkis Olimpiade Tokyo.
Keduanya mengalahkan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan 21-19 dan 21-15 di Musashino Forest Sport Plaza BDM Court 1, Tokyo, Senin (2/8/2021) siang WIB.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu bakal menerima bonus Rp5 miliar dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Sebelumnya, Kemenpora berjanji mengucurkan bonus sebesar Rp5 miliar untuk atlet Indonesia peraih medali emas, Rp2,5 miliar untuk perak, dan Rp1 miliar untuk perunggu.

"Ukurannya meraih prestasi itu tak mudah. Perunggu atau perak saja sulit, apalagi emas. Jadi, bonusnya tak akan lepas dari nilai Rp5 miliar itu. Bahkan biasanya diberikan sebelum keringat atlet kering, tida menunggu lama-lama," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dinukil dari Liputan6.com.

Selain Kemenpora, pengusaha muda asal Malang, Gilang Widya Pramana juga berniat memberikan bonus uang bagi atlet Indonesia berprestasi di Olimpaide Tokyo.
Greysia/Apriyani bisa mendapatkan Rp500 juta sesuai janji Gilang terkait bonus untuk pendulang medali emas Olimpiade Tokyo.
Jika ditotal, ganda putri nomor enam dunia tersebut dapat mengantungi Rp5,5 miliar dari bonus uang atas keberhasilan mempersembahkan medali emas di Olimpiade Tokyo.

"Nominal bonus dari saya itu, untuk atlet Indonesia yang merebut medali emas mendapatkan Rp500 juta, medali perak Rp250 juta, dan medali perunggu Rp100 juta," kata Gilang beberapa waktu lalu.
Wakil Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Wenny Lumentut menjanjikan hadiah sebidang tanah bagi Greysia Polii.

Greysia Polii adalah pebulutangkis kelahiran Jakarta keturunan Tomohon.
Pada 2017, Greysia Polii pernah pulang kampung ke Tomohon untuk merayakan Hari Raya Natal bersama keluarga besarnya.

"Menang partai final, medali emas harus direbut. Hadiah sebidang tanah untuk membangun rumah," tulis Wenny dalam akun Facebooknya, Wenny Lumentut.
Influencer Arief Muhammad juga menjanjikan bonus bagi Greysia/Apriyani. Keduanya akan mendapatkan masing-masing cabang bakso dengan merek Baso Aci Akang.

"Sebagai apresiasi untuk prestasi ini, dan sebagai penambah semangat juga untuk keduanya, saya berjanji akan memberikan dua cabang Baso Aci Akang untuk mereka, masing-masing satu cabang baru, jika nanti bisa menang di pertandingan final," tulis Arief Muhammad dalam akun Instagramnya, @ariefmuhammad.

"Akhirnya! Bangga banget sama Greysia Polii/Apriyani Rahayu! Terima kasih sudah membawa pulang medali emas untuk Indonesia. Sesuai janji, cabang Baso Aci Akang untuk kalian sudah menunggu di Indonesia. Masing-masing dapat satu!" demikian janji dari Arief Muhammad.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno turut larut dalam kemenangan pemain bulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu merebut medali emas di Olimpiade Tokyo. Dia berjanji akan memberikan hadiah jalan-jalan ke enam destinasi unggulan sebagai bonus karena telah mengharumkan nama Indonesia.

"Kami akan berikan hadiah ke Greysia dan Apriyani untuk kunjungan ke lima destinasi super prioritas. Ditambah satu ke Wakatobi karena Apriyani berasal dari Sulawesi Tenggara," kata Sandiaga.


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik