HUT RI Ke-76, Target Bebas Covid-19 di Surabaya


Pada upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-76, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan Covid-19 di Surabaya segera hilang. Pada momen kemerdekaan itu, Eri menarget Surabaya menjadi zona kuning pada September.

Untuk menuju target itu, dia mengaku senang dengan kondisi Surabaya saat ini. Salah satunya atas berkurangnya jumlah pasien Covid-19.

“Kondisi BOR (ketersediaan kamar Covid-19 atau bed occupancy rate ) sebesar 50 persen. Ini sudah menuju zona oranye,” ujar Eri ketika ditemui usai upacara di Balai Kota Surabaya pada Selasa (17/8).

Strategi berikutnya adalah Eri akan menggandeng forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) bersama stakeholder untuk membicarakan upaya penanganan Covid-19 dengan lebih masif.

“Kami gandeng pakar karena kami tujuannya ke depan Surabaya zona kuning. Gotong royong dan kebersamaan. Bersama masyarakat sebagai kekuatan kota,” tegas Eri yang juga alumnus SMAN 21 Surabaya itu.

Eri berterima kasih atas support dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, dan jajaran pimpinan lain.

“Saya berharap Surabaya jadi contoh bagaimana menggerakkan dan menurunkan angka Covid-19,” ucap Eri.

Strategi lain yang ditegaskan Eri adalah menekan angka kasus meninggal dunia. “Menurunkan yang sakit konfirmasi positif dan meninggal. Itu yang dikurangi,” terang Eri.

Kondisi saat ini, dari 3.000 warga yang isoman, 50 peraen di antaranya masuk ke tempat isoter atau isolasi terpadu. “Momen HUT RI Ke-76 ini pengingat gotong royong supaya Surabaya masuk zona kuning dan hijau. Ekonomi pulih. Kesejahteraan masyarakat utama,” kata Eri.

Upacara di Pemkot Surabaya sendiri menegakkan protokol kesehatan ketat. Misalnya dengan membagikan 30 undangan. “Sesuai ketentuan pasukan pengibar bendera ketentuannya ada 17, 8 dan 45. Karena di tempat kita nggak besar, kami ambil 12 orang,” ujar Eri.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik