Bukan di Istana Merdeka, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Dilakukan di Tempat Ini

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945.
Kemdikbud

Agustus menjadi bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia, kembali ke 75 tahun lalu, kali pertama kemerdekaan bangsa ini diproklamirkan.

Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-'05
Wakil-wakil bangsa Indonesia

Naskah proklamasi ini ditulis tangan dan dibacakan oleh Ir Soekarno, di kediamannya yang dulu beralamatkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56.

"Atau sekarang bernama Jalan Proklamasi. Tetapi sekarang proklamasi diselenggarakan di Istana Merdeka," ujar sejarawan Universitas Indonesia Bondan Kanumoyoso saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Istana Merdeka bekas rumah Gubernur Jenderal 
Mengingat setiap tahun peringatan kemerdekaan diselenggarakan di Istana Merdeka, kata Bondan, tak mengherankan jika banyak anak muda membayangkan peristiwa penting ini dilakukan di tempat yang sama.

"Padahal Istana Merdeka yang sekarang, dulunya adalah kediaman Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Jadi agak ironi, kita merayakan kemerdekaan kita justru di jantung kolonialisme," jelas Bondan.

Sementara, kediaman Soekarno yang menjadi saksi bersejarah dari peristiwa penting ini sudah tak ada lagi dan berganti menjadi sebuah gedung.

Pada akhirnya, jejak sejarah berdirinya negara ini juga turut menghilang dan tak lagi dapat dikenali lagi oleh generasi masa kini.

Bondan mengungkapkan hilangnya jejak penting sejarah bangsa ini menjadi hal yang cukup menganggu dalam setiap peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus.


Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ketiga kanani) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) menyaksikan geladi bersih Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi 17 Agustus di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/8/2019). Presiden Joko Widodo akan bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.
ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Simbol kesederhanaan bangsa dari rumah Soekarno

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menjadi peristiwa penting dalam tonggak sejarah ini.
Kala itu, persiapan kemerdekaan juga sedang dilakukan Jepang, namun berkat para pemuda, Indonesia dapat memproklamasikan sendiri kemerdekan bangsa ini tanpa campur tangan pihak mana pun.

Di kediaman Soekarno dan bertempat di halaman rumah yang luas, peristiwa penting itu diproklamirkan secara sederhana.

"Kesederhanaan di masa itu menjadi simbol bahwa bangsa Indonesia diawali dari sebuah semangat untuk menjadi sebuah bangsa yang kemudian diwujudkan dalam suatu perjuangan yang titik kulminasinya di tanggal 17 Agustus," jelas Bondan.

Namun, sekarang peringatan itu diadakan di istana yang megah, sehingga menurut Bondan, tidak menggambarkan esensi Proklamasi Kemerdekaan yang sangat sederhana, tapi sarat akan nilai-nilai kejuangan seperti saat dideklarasikan di rumah Soekarno.

Peran pemuda sangat besar
Tidak hanya para founding fathers yang berjasa besar dalam menwujudkan kemerdekaan Indonesia yang puncaknya terjadi pada 17 Agustus 1945.

Bondan mengungkapkan peran pemuda di masa itu juga sangat penting, dalam mencapai kemerdekaan ini.
Kemerdekaan ini hasil perjuangan berbagai elemen bangsa. Peran pemuda besar sekali dalam menciptakan momentum Proklamasi Kemerdekaan.

"Karena mereka yang berinisiatif untuk mendorong Soekarno dan Moh Hatta untuk merdeka dan keluar dari kerangka kemerdekaan yang disiapkan oleh Jepang. Jadi karena itu, kita (bangsa Indonesia) merdeka dengan kekuatan sendiri," papar Bondan.


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik