Arkeologi China Sukses Bantu Kamboja Ungkap Benda Prasejarah


Tim konservasi artefak China mendapatkan pengakuan di panggung dunia menyusul keterlibatannya dalam membantu Kamboja memulihkan situs bersejarah.

Tim saat ini sedang bertugas di situs istana kuno di monumen Angkor untuk melakukan pekerjaan perbaikan.

Manajer proyek, Wang Jing, mengatakan konservasi istana utama kompleks Angkor Thom diperkirakan akan memakan waktu sekitar 11 tahun.

"Situs ini adalah istana kuno di bawah kerajaan Angkor untuk jangka waktu 400 hingga 500 tahun.

"Sejak 2019, tim kami telah mengerjakan proyek ini dan dijadwalkan berlangsung hingga 2030," katanya.

Setelah misi internasional untuk menyelamatkan situs bersejarah kompleks Angkor diluncurkan oleh pemerintah Kamboja dan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 1993, lebih dari 10 negara menyalurkan bantuan keuangan dan teknis ke negara Asia Tenggara tersebut.

Cina adalah salah satu negara pertama yang terlibat dalam misi membantu Kamboja memperbaiki kompleks kuil kuno.

Tim sejauh ini telah menyelesaikan pekerjaan konservasi kuil Chau Say Tevoda dan kuil Ta Keo.

Sindonews

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik