Pandemi Indonesia Kritis, 14 Cara Hindari Varian Covid-19 yang Sangat Menular

Tenaga kesehatan melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19 diruang ICU di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (29/6/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes).
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Angka kasus infeksi Covid-19 di Indonesia semakin meningkat dan dinyatakan kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena berada di fase kritis.

Peningkatan jumlah infeksi kasus tersebut adalah akibat semakin banyaknya mutasi dan varian baru Covid-19.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikan varian Covid-19 sebagai Variant of concern (VOC) yaitu varian Alpha (UK), Beta (Afrika Selatan), Gamma (Brazil) dan Delta (India).

Sedangkan, yang termasuk dalam klasifikasi kedua yaitu Varian of interest (VOI) adalah Varian Epsilon, Iota (Amerika Serikat), Zeta (Brazil), Theta (Philipina), dan varian Kappa (India).
Bagaimana menghindari varian baru ini, terutama yang sangat menular?

Awalnya varian Alpha merupakan yang terbanyak 86 persen dengan fatality rate 1,9 persen, dilanjutkan Delta 12,9 persen, lalu Beta 0,4 persen dengan fatality rate 1,4 persen. 

Walaupun fatality rate Delta menetap 0,1 persen dalam 28 hari, namun pada kasus traveler yang riwayat perjalanannya tidak terdeteksi ternyata lebih cepat menyebar yaitu sebesar 11,3 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan Kappa dengan fatality rate 10,8 persen dan Alpha 8 persen. 

Dengan begitu, Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Pasar Kemis, dr Wita Prominensa SpPK mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap banyaknya varian baru Covid-19 ini.

Berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan agar terhindar dari varian baru Covid-19 ini.

1. Lindungi diri dengan menggunakan pelidung (masker, face shield, desinfeksi, dan lain sebagainya)
2. Pastikan berhubungan dengan orang yang dikenal saja
3. Menjaga jarak atau membatasi kontak termasuk menghindari kerumunan
4. Pengaturan kerja (bisa dengan work from home) dan mengurangi pertemuan di ruangan tertutup atau melakukan pertemuan secara online
5. Memperhatikan penggunaan masker yang benar menutupi hidung dan mulut
6. Pemakaian dobel masker (yang bukan sejenis)
8. Lakukan vaksinasi
9. Membangun imunitas tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta rutin olah raga minimal 30 menit setiap hari serta istirahat cukup
10. Percepat langkah tracing bila terjadi riwayat kontak dengan yang terkonfirmasi positif Covid-19
11. Perbanyak informasi terbaru dan tidak mudah percaya hoax
12. Segera berobat bila terdapat keluhan
13. Batasi akses keluar – masuk wilayah
14. Meningkatkan kewaspadaan bagi yang rencana bepergian ke luar negeri.

Wita menjelaskan, sejak ditemukan varian baru dari virus SARS-CoV-2, pemberian vaksin yang aman dan efektif telah berhasil menekan gejala sebesar 17 persen.

Pada varian Alpha, dosis pertama pemberian vaksin efektif sebesar 50,2 persen dan dosis kedua 88,4 persen.
Sementara efektivitas untuk varian Delta, pemberian vaksin dosis pertama efektif 33,2 persen dan dosis kedua 80,8 persen. 




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik