Mobil Tesla Terbaru Terbakar, Nyaris Tewaskan Pengendara yang Juga Investor Besarnya

Pemilik Tesla yang terbakar di dekat Philadelphia adalah seorang eksekutif investor besar Tesla.
BEN MEISALAS via TWITTER


Tesla Model S Plaid baru terbakar di Pennsylvania dan nyaris menewaskan pengendaranya, yang ternyata adalah seorang eksekutif satu investor terbesar Tesla.

Bart Smith, pemilik kendaraan itu dijuluki “Raja Crypto” oleh CNBC, dilaporkan mengemudikan sendiri kendaraan barunya yang seharga 124.000 dollar AS (Rp 1,2 miliar) di luar Philadelphia, ketika kecelakaan itu terjadi.

Mobil itu dilaporkan habis terbakar dalam kebakaran hebat yang hingga kini belum dapat dijelaskan penyebabnya.
Butuh waktu satu setengah jam bagi petugas pemadam kebakaran untuk menjinakan api yang melahap habis mobil itu.

Pengacara pengemudi awalnya menolak untuk menyebutkan nama pemilik kendaraan Tesla itu. Tapi kepada New York Post, secara independen dia mengonfirmasi bahwa Smith sendiri berada di belakang kemudi.

Menurut New York Post, Bart Smith dan kepala grup aset digital di perusahaan perdagangan Susquehanna International.

Perusahaan itu memiliki saham senilai lebih dari 1 miliar dollar AS (Rp 14,5 triliun) di perusahaan pimpinan Elon Musk tersebut hingga 31 Maret, menurut laporan terbarunya kepada Securities and Exchange Commission.

Baru dikirim
Pengiriman Model S Plaid, yang oleh CEO Tesla Elon Musk disebut-sebut sebagai “mobil produksi tercepat yang pernah dibuat”, baru dimulai tiga minggu yang lalu.
Tesla tidak membalas permintaan komentar New York Post.

Smith, yang mendapat ulasan gemilang dari New York Times pada 2018 karena memimpin investasi awal Susquehanna di Bitcoin, juga menolak berkomentar.
Tetapi Raja Crypto itu tampaknya kesal dengan Tesla milik Musk, tentang penanganan atas insiden kebakaran yang terjadi pada mobilnya.

Pada Kamis (1/7/2021), salah satu pengacara Smith mengunggah dengan amarah tentang insiden itu di Twitter tanpa menyebut nama kliennya.

"Klien kami terjebak dan bisa mati," tulis Ben Meiselas. "Kami mencoba menjangkau Tesla & sejauh ini diabaikan."

Jason Setchen, pengacara Smith lainnya yang menolak menyebutkan nama kliennya, hanya mengatakan bahwa pemilik kendaraan yang terbakar itu adalah penggemar lama merek yang telah memiliki Tesla di masa lalu dan tahu betul cara mengoperasikannya.

Menurutnya, mobil yang terbakar itu dikirim pada Sabtu (26/6/2021), dan terbakar hanya tiga hari kemudian.

Kunci pintu mati
Pengacara korban mengatakan dalam laporan berita dan saksi mata yang berbicara kepada New York Post, api unggun yang mengerikan menyala pada Selasa malam (29/6/2021).

Saat itu mobil sedang dikendarai di daerah perumahan Haverford, pinggiran kota Philadelphia.

“Pengemudi melihat asap keluar dari belakang Tesla-nya dan harus memaksa keluar karena kunci tampaknya tidak berfungsi,” kata pengacaranya dari firma hukum Geragos & Geragos.

“Itu sangat panas, kemudian sejumlah besar asap (keluar). Bau yang sangat menyengat. Api kemudian berkobar tanpa perlu waktu lama,” menurut saksi mata Tom Wilkinson, yang tinggal di ujung jalan dari lokasi kebakaran.

"Ada sejumlah ledakan kecil dengan percikan api."
Api itu begitu besar sehingga Wilkinson (65 tahun), dan tetangga lainnya khawatir itu bisa menyebar ke pohon atau bahkan rumah di dekatnya.

Wilkinson mengaku tidak pernah melihat pengemudi melompat dari mobil. Tetapi dia melihat mobil itu bergerak di jalan sekitar 150 kaki sebelum berhenti dan dilalap api setinggi 30 kaki.
Karena dia tidak melihat pengemudinya melarikan diri, Wilkinson khawatir siapa pun yang berada di Tesla mungkin terbakar hidup-hidup.

Sementara dengan panas yang dipancarkan dari kendaraan, mustahil untuk saksi mendekat untuk memeriksa kemungkinan korban.

“Itu menghasilkan panas yang sangat besar,” kata Wilkinson, yang memberikan video eksklusif api kepada New York Post.
"Tidak ada yang tahu sampai mereka memadamkan api apakah dia (pengemudi) masih di dalam mobil atau tidak."

Petugas pemadam kebakaran dari dua kota berbeda dipanggil untuk memadamkan api, menurut sebuah pernyataan yang diunggah, dan kemudian dihapus dari situs web Gladwyne Fire Company.

Butuh sekitar 90 menit bagi beberapa tim pemadam kebakaran untuk memadamkannya, dan kru darurat berada di tempat kejadian selama total tiga jam, menurut pemadam kebakaran.

Gambar sisa hangus Tesla menunjukkan bahwa kendaraan itu memiliki plat Universitas Vanderbilt. Smith lulus dari Vanderbilt pada 1999, menurut profil LinkedIn-nya.




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik