Bambang Widjojanto Bongkar Buku KPK Dihabisi, Isinya Astaga

Mantan Pimpinan KPK Bambang Widjojanto . Foto: Antara/Abdu Faisal

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengaku sudah mengetahui lembaga antirasuan bakal dihabisi sejak 2018.

Presdiksinya itu tertuang dalam sebuah buku yang ditulisnya bersama dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. Buku tersebut berjudul Reformasi dikorupsi: KPK dihabisi!.

"Bayangkan dari 2018 kami sudah prediksi kumpulan tulisan itu ada satu serbuan yang begitu masif yang kami kemudian menarik garis dan memang nggak bisa dipercaya lagi kekuasaan," ujar Bambang dalam bedah buku tersebut secara daring, Minggu (11/7).

"Sehingga kemudian kami memberi judulnya sampai reformasi yang dikorupsi dan mendetek atau memprediksi KPK itu nanti dihabisi dan itu terlihat sampai sekarang," sambungnya.

Pria yang akrab disapa BW, mengatakan bahwa buku yang telah ditulisnya dari tahun 2018 itu diniatkan akan menjadi trilogi.

Buku yang dikeluarkannya saat ini merupakan buku bagian pertama dan bagian kedua sedang disiapkan bahannya agar bisa diterbitkan tahun ini juga.

"Jadi mudah-mudahan yang kedua bahannya disiapin kayaknya konsentrasinya menulis pada bagaimana seluk beluk mengulik seluruh pengalaman 75 orang ini atau sekarang menjadi 51 yang secara sistematis dihabisi," ungkapnya.

BW menilai pegawai KPK yang dipecat merupakan sumber daya kekuatan institusi KPK. Tapi, orang-orang yang menjadi motor gerakan itu dihabisi. (*)




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik