Politisi India Ini Mengaku Tak Kena Covid-19 karena Minum Kencing Sapi

Politisi Partai Bharatiya Janata (BJP) Pragya Singh Thakur melambaikan tangan setelah saat meninggalkan lokasi parlemen, setelah pertempuan di New Delhi, India, pada 19 Juni 2019.
AFP PHOTO/MONEY SHARMA

NEW DELHI,  Seorang politisi India mengeklaim, dia tidak terkena Covid-19 karena setiap hari rajin minum kencing sapi.

Dalam video yang viral, Pragya Singh Thakur, anggota parlemen di Bhopal menyerukan publik untuk mencari pengobatan alternatif.
Anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) itu mengaku minum urine sapi membantunya dari infeksi virus corona.

"Jika minum kencing dari sapi India, maka infeksi yang menimpa paru-paru kita akan berkurang," kata si politisi.
"Setiap hari, saya meminum kencing sapi, karena itu saya tidak terkena Covid-19 sampai saat ini," koarnya.

Pernyataan itu Thakur sampaikan dalam kunjungan di rumah sakit, saat meninjau pengiriman 25 konsentrator oksigen.
Dilansir Russian Today Senin (17/5/2021), dia berpidato tanpa mengenakan masker di tengah mewabahnya corona.

Thakur menjadi tajuk berita di Negara Bagian Madhya Pradesh karena kerap menghilang, saat mereka berjibaku melawan gelombang kedua corona.
Dalam pernyataan yang sama seperti Thakur, politisi BJP Surendra Singh juga menyarankan warga untuk mengonsumsi pipis sapi.

Dalam pidatonya yang viral, Singh menyarankan mencampur 50 ml urine sapi dengan air dingin dan meminumnya setiap hari untuk mendapat "kekebalan alami".
Dia bahkan merekam momen saat dirinya menyiapkan resep itu, sembari mempertanyakan progres sains dalam melawan corona.
"Orang-orang harusnya kembali kepada Tuhan, dan melakukan tradisi leluhur demi kebaikan," papar Singh.


Dokter India sudah memperingatkan, mengonsumsi kotoran maupun urine hewan yang disucikan dalam agama Hindu tersebut dilarang.
Dr JA Jayalal, Presiden Nasional Asosiasi Medis India merepons adanya kabar warga mengoleskan kotoran sapi ke tubuh mereka.

"Saat ini belum terdapat bukti saintifik bahwa kotoran maupun urine sapi bisa meningkatkan imun melawan Covid-19," kata Dr Jayalal kepada Reuters.




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik