Penasaran Berapa Harga Bensin di Arab Saudi yang Kaya Minyak?


Perempuan dilarang menyetir di Arab Saudi walau tidak ada undang-undang yang mengaturnya secara resmi.
AFP PHOTO

JAKARTA, Harga jual bahan bakar minyak (BBM) di berbagai negara dipengaruhi banyak faktor seperti pajak, kapasitas produksi minyak dalam negeri, harga minyak dunia, nilai tukar, hingga kebijakan pemerintah setempat. 

Sebagai contoh, negara-negara kaya minyak lazimnya menjual BBM dengan harga yang relatif lebih rendah ketimbang negara importir minyak. Arab Saudi salah satu di antaranya.

Arab Saudi sejauh ini jadi negara produsen minyak terbesar di antara negara-negara organisasi eksportir minyak dunia atau OPEC. Dengan kata lain, negara itu juga menjadi negara penghasil energi fosil terbesar secara global, meski terkadang posisinya disalip negara lain seperti Venezuela.

Lalu, berapa harga BBM yang dijual di Arab Saudi?

Melansir laman resmi Saudi Aramco, Jumat (7/5/2021), harga BBM di Arab Saudi selalu diperbaharui setiap beberapa bulan sekali, bahkan bisa lebih cepat mengikuti perkembangan harga.

Sebagaimana Pertamina di Indonesia, SPBU yang dioperasikan oleh Saudi Aramco adalah penguasa pasar di negaranya. Aramco sendiri merupakan raksasa minyak global dan beroperasi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Saudi Aramco saat ini merupakan perusahaan berstatus publik atau terbuka dan berkantor pusat di Kota Dahran. Meski begitu, hampir seluruh sahamnya dikendalikan oleh Kerajaan Arab Saudi.

Rincian harga bensin hingga solar
Untuk harga BBM di Arab Saudi, Saudi Aramco menjual bensin dengan level oktan 91 seharga SAR 1,99 per liter atau setara Rp 7.561.

SAR merupakan kependekan dari Saudi Riyal atau mata uang Arab Saudi, dengan kurs SAR 1 setara dengan Rp 3.799.
Sementara oktan 91 merupakan tingkat oktan dengan kualitas sedikit di atas Pertalite 90 yang dijual pertamina, namun masih di bawah Pertamax yang memiliki oktan 92.

Untuk kualitas bensin yang tinggi, SPBU Saudi Aramco menyediakan bensin dengan oktan 95 untuk mengakomodir kendaraan-kendaraan keluaran terbaru. 

* Bensin RON 91: SAR 1,99 atau Rp 7.561
* Diesel (solar): SAR 0,52 atau Rp 1.975
* Kerosin (minyak tanah): SAR 0,70 atau Rp 
   2.659
* LPG: SAR 0,75 atau Rp 2.849

Sebagai informasi, hampir seluruh jaringan SPBU di Arab Saudi dikuasai oleh Saudi Aramco. Pada tahun 2019 lalu, Saudi Aramco juga bekerja sama dengan Total untuk mengoperasikan 270 SPBU di seluruh Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan nama SPBU Sahel.

"Kami menjual bensin 91 dan 95. Bahan bakar bensin kami memenuhi kebutuhan semua mobil bertenaga bensin yang dijual di Kerajaan. Kami juga menyediakan bahan bakar solar berkualitas tinggi untuk truk dan kendaraan khusus lainnya," tulis Saudi Aramco dalam keterangannya.

Saudi Aramco juga mengklaim, kalau semua BBM yang dijualnya adalah sudah bebas dari timbal yang berbahaya bagi kesehatan.




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik