Seorang Staff Kecamatan Duduksampeyan Gresik Diduga Jadi Oknum Calo PNS



Gresik, NH, seorang staff di lingkungan Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur diduga menjadi calo PNS.
Dari informasi, terdapat tiga orang yang telah menyetor uang ke NH salah satu pegawai di Kecamatan Duduksampeyan. Nilainya pun fantastis ada yang hingga ratusan juta.

Korbannya berinisial KI, ID, K yang mengaku menjadi korban penipuan oleh NH itu. Para korban menyetorkan uang bervariasi, mulai dari Rp 40 juta sampai Rp 100 juta kepada oknum tersebut.

Salah satu korban, KI mengatakan dirinya telah menyetorkan sejumlah uang agar bisa lolos tes CPNS. Kejadian itu terjadi pada 2019. Dia dijanjikan akan diangkat jadi PNS.
Dia sudah menunggu satu tahun, tapi tidak kunjung ada kejelasan. Akhirnya, korban menagih uang tersebut namun dikembalikan dengan cara dicicil.

“Kurang Rp 21 juta, tidak berani melapor takut uang tidak kembali,” ucapnya kepada TIMES Indonesia pada Rabu (14/4/2021).

Salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut, jumlah korban lebih dari itu. Kebanyakan korban lain takut untuk buka suara bahkan melapor ke pihak yang berwajib.

Jika ditotal dari tiga korban saja, NH diduga menerima uang dari para korban mencapai Rp 250 juta. Saat ditemui di kantor Kecamatan, NH terlihat gusar, saat dikonfirmasi, dia meminta izin untuk ke kamar mandi, bahkan berdiri di depan pintu. “Sudah saya kembalikan dengan cara mencicil,” ucapnya.

Selang beberapa lama, NH akhirnya merasa agak tenang untuk memberikan konfirmasi. NH mengaku baru sekali saja melakukan hal seperti itu. Dia menolak keras jika dikatakan sampai menerima uang ratusan juta.

“Saya cuman dititipi Rp 39 juta saja. Orangnya yang mau bawa meninggal saat covid-19 kemarin. Uang langsung saya kembalikan,” terang NH, staf Kecamatan Duduksampeyan yang diduga jadi calo PNS. 




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik