Tips MUI Agar Tidak Jadi Korban Tuyul


Liputan6.com, Bandung - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rafani Achyar mengungkapkan beberapa cara agar kita bisa dijauhkan dari gangguan makhluk gaib. Termasuk tuyul yang tengah meresahkan warga di Ujungberung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Tips pertama adalah tidak mengusir tuyul dengan cara yang tidak dianjurkan dalam agama, seperti memberikan sesajen.
"Kan ada orang yang melakukan hal yang disenangi tuyul kaya memberikan sesajen. Itu malah yang disenangi dan membuat sirik. Harusnya melakukan hal yang bikin takut, bukan yang membuat makhluk itu senang, tentu saja itu salah," kata Rafani di Bandung, Jabar, Senin (15/8/2016).

Tips kedua, Rafani menganjurkan agar masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan dan memperbanyak berdoa. "Saya anjurkan habis magrib baca Quran dan dibiasakan terus meningkat membaca Quran. Kalau ada orang mengaji, makhluk gaib takut," ujar dia.
Selain itu, Rafani mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti menyimpan uang. "Saya tahu pasti resah tapi harus kembali kepada cara yang dianjurkan agama. Kalau untuk selembaran juga boleh, tapi harus ditambahin imbauan agar meningkatkan ibadah dan baca Quran," jelas Rafani.

Warga RW 13 Kampung Ciseupan, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung diresahkan dengan kasus kehilangan uang secara massal dalam sepekan terakhir. Bukan penjahat yang menjadi buruan, tapi sosok hitam pendek bertaring yang sempat dilihat warga yang diyakini sebagai tuyul.

Kehilangan uang yang terjadi secara tidak wajar dan di luar nalar manusia menjadi alasan terbesar para warga menuduh makhluk yang biasa disebut tuyul sebagai pelaku pencurian itu.






#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik