Saham Teknologi Melambung Tinggi, Tak Semuanya Mencerminkan Fundamental

ILUSTRASI. Kenaikan harga saham teknologi belum disokong oleh faktor fundamental. ANTARA FOTO/Reno Esnir

Reporter: Kenia Intan | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham sektor teknologi melambung tinggi sepanjang tahun ini (ytd). Indeks sektor ini telah naik 193,74%, jauh melampaui performa IHSG sebesar 4,55%.

Saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) naik paling tinggi, 403,45% ytd. Lalu, saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) telah naik 90,68% (lihat tabel).

Saham-saham di luar indeks sektor teknologi, namun masih berkaitan dengan sektor digital seperti PT Yeloo Integra Datanet Tbk (YELO) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO), juga memberi return fantastis.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkan, penguatan harga saham-saham ini dipicu sentimen berita yang melingkupi masing-masing emiten. Pasar terutama merespons rencana aksi korporasi.

Nafan mencontohkan saham ARTO terkerek karena aksi strategis masuknya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa (Dokab) sebagai investor. Gojek memegang 22% saham Bank Jago. Sementara rencana rights issue menjadi sentimen penggerak YELO.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada berpendapat, respons pelaku pasar terhadap rencana ekspansi emiten membuat valuasi saham emiten melesat. Misal, kinerja KIOS terdorong peningkatan jumlah pengguna fasilitas pembayaran tagihan aplikasi KIOS. Sementara saham DMMX terdorong rencana membangun platform pemasaran media sosial.


Pergerakan Saham Teknologi
SahamHarga (Rp)PBVPERReturn Ytd (%)
KIOS7305,73--393,24
DMMX4505,0959,5690,68
MLPL9802,4211,3738,03
ATIC7402,31--28,70
DIVA2.5002,2452,123,73
MTDL1.6001,7210,741,27
MCAS4.0309,08140,711,00
LMAS500,68--0,00
GLVA3482,815,65-5,95
NFCX2.0602,74132,28-10,82
PTSN2040,94---12,07
LUCK1240,6725,50-27,49
HDIT2120,9031,86-29,33
ENVY50------
DCII12.225------
SKYB51------
TECH2.380------
Sumber: Bloomberg dan Riset KONTAN

 Nafan mencontohkan saham ARTO terkerek karena aksi strategis masuknya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa (Dokab) sebagai investor. Gojek memegang 22% saham Bank Jago. Sementara rencana rights issue menjadi sentimen penggerak YELO.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada berpendapat, respons pelaku pasar terhadap rencana ekspansi emiten membuat valuasi saham emiten melesat. Misal, kinerja KIOS terdorong peningkatan jumlah pengguna fasilitas pembayaran tagihan aplikasi KIOS. Sementara saham DMMX terdorong rencana membangun platform pemasaran media sosial.

Rekomendasi saham

Tapi, tak semua kenaikan harga saham ini mencerminkan faktor fundamental. Beberapa saham di sektor ini tidak likuid. Sehingga sedikit perubahan jual-beli dapat mengerek harga sahamnya secara signifikan.

Beberapa saham sektor ini juga mulai melandai dalam sepekan terakhir. Contohnya, saham NFCX, MCAS, dan DMMX. Saham-saham ini dilanda profit taking setelah sebelumnya naik tinggi.

Nafan mengatakan, emiten-emiten yang memiliki bisnis digital masih punya peluang menguat. Pasalnya, perkembangan sektor informasi dan teknologi di Indonesia masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

Namun, Nafan menyarankan hold saham-saham tadi. Ia mematok dengan target harga ARTO di Rp 12.000, DIVA di Rp 2.370, MCAS sebesar Rp 4.140 dan Rp 124 untuk YELO.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik