Penjaminan KUR Sampai 2020 Tembus Rp 212,8 Triliun, Sektor Perdagangan Mendominasi

ILUSTRASI. Nilai penjaminan KUR sebesar Rp 212,8 triliun merupakan akumulasi dari nilai penjaminan yang hingga kini masih tercatat. KONTAN/Carolus Agus Waluyo

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) masih berjalan. Sepanjang tahun lalu, total nilai penjaminan KUR dari dua perusahaan mencapai Rp 212,8 triliun.

Kedua perusahaan penjamin kredit itu adalah PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Askrindo menjamin sebanyak Rp 110,8 triliun sedangkan Jamkrindo menjamin KUR senilai Rp 102 triliun.

Nilai penjaminan KUR tersebut melebihi realisasi penyaluran KUR sepanjang 2020 yang senilai Rp 198 triliun. Artinya, ada kelebihan penjaminan KUR sebesar Rp 14,8 triliun.

Patut dicatat, nilai penjaminan tersebut merupakan akumulasi dari nilai penjaminan yang hingga kini masih tercatat. Jadi bukan nilai penjaminan KUR baru tahun lalu. "Tergantung jangka waktu KUR karena banyak lebih dari satu tahun, bahkan ada yang empat atau lima tahun," terang Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemeko Perekonomian Iskandar Simorangkir kepada KONTAN Rabu (3/1).

Sementara Direktur Operasional Ritel Askrindo, Anton A. Siregar menjelaskan, penjaminan KUR tahun lalu diberikan kepada 4,2 juta debitur UMKM yang menyerap tenaga kerja saebanyak 7 juta orang. Sektor perdagangan masih mendominasi hingga total nilai penjaminan sekitar Rp 54 triliun atau 49,3%.

Berikutnya adalah sektor pertanian dan kehutanan sebesar Rp 28,7 triliun atau 25,9%, sektor jasa Rp 10,3 triliun atau 9,3% dan sektor industri kecil Rp 10,1 triliun atau 9,1%. Sisanya yakni sektor akomodasi Rp 5 triliun atau 5,6%, sektor perikanan dan kelautan Rp 1,8 triliun atau 1,6% serta sektor knstruksi Rp 158 miliar atau 0,1%.

Sementara Jamkrindo mencatat, jumlah UKMM yang dijamin tahun lalu sebanyak 3,42 juta atau lebih besar ketimbang tahun 2019 yakni 2,11 juta. Dari sisi penyerapan tenaga kerja KUR, sampai dengan Desember 2020 tercatat kurang lebih ada 3,85 juta. 

Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan menyatakan, peningkatan penjaminan tahun lalu seiring dengan penguatan modal yang telah dilakukan pemerintah kepada perseroan itu. "Target penjaminan KUR di tahun 2021 ada di Rp 110 triliun," katanya.

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik