Gus Fik ajarkan Murid Trading Beli Tunai dan Rajin Menabung untuk Beli Kuda Besi



Dalam bisnis apapun nampaknya berutang menjadi sebuah kebiasaan dan 'keharusan' namun tidak demikian filosofi dan paradigma berfikir yang diajarkan Gus Fik owner aplikasi AI (Artificial Intelegence) Wisefx kepada murid-murid tradingnya. Gus Fik selalu menekankan pentingnya memupuk kesabaran dan menunda kesenangan seperti dalam teori Marshmellow yang terkenal di Amerika itu.

Dalam berbisnis Gus Fik selalu menekankan untuk sebisa mungkin menghindari utang. Rajin menabung dan memiliki emergency fund minimal Rp. 10 juta di rekening tabungannya sebagai 'dana abadi'. 
"Besarkan pasif inkam, minimalkan, nol kan utang" demikian tegas Gus Fik pada awak media terkait filosofi dan way of life yang sudah dia jalani. 

Miftahul Hadi, warga Desa Dadapan, Lamongan, masih bertetangga dengan Gus Muwafik, berhasil membawa kuda besi Honda PCX ke rumah dengan jalan tidak
berutang. Mengikuti arahan Gus Fik untuk tetap membesarkan pasif inkam, menabung sebagai kebiasaan, dan meminimalkan utang.

Miftahul Hadi sendiri berprofesi sebagai seorang petani, guru madrasah dan juga trader di kesehariannya. 
"Meski pada awalnya kita berbisnis masih dalam debt trap, namun kitanya sendiri kudu punya sebuah mindset utk keluar dari debt trap tersebut" imbuh Gus Fik 
menyikapi mereka yang masih berjuang keluar dari debt trap. 

"Hanya mereka yang sudah debt free (tidak memiliki utang) yang benar-benar bisa memberikan solusi terkait keluar dari utang secara total" tambah Gus Fik.
"Dengan sistem yang sudah teruji andal ratusan ribu jam dan mampu bertahan di tengah pandemi global, aplikasi AI Wisefx bisa menjadi alternatif solusi inkam masyarakat yang membutuhkan dan memiliki kesiapan modal dan mental" pungkas Gus Fik kepada awak media.




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik