Catat, Ini 6 Penyakit yang Umum Menyerang Ikan Cupang

Membersihkan akuarium, serta memberikan makan secara teratur namun tidak berlebihan, ternyata tidak membuat ikan cupang terjauh dari penyakit yang dapat mematikannya.

Berbagai penyakit yang menjangkit seperti pembusukan sirip dan ekor bisa mengancam nyawa ikan cupang jika tidak diatasi secara cepat dan benar.

Dilansir dari Pet Helpful, ada beberapa penyakit yang biasanya dapat menyerang ikan cupang sebagai berikut.

1. Pembusukan Sirip dan Ekor

Seperti namanya, penyakit ini menyerang sirip dan ekor ikan cupang. Bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur. Sirip dan ekor tampak mencair atau lemas akibat pembusukan. Hal ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan akuarium atau kondisi kehidupan ikan.

Busuk sirip dan ekor dapat diatasi dengan obat-obatan yang mengandung antibiotik, seperti trimetoprim, eritromisin, dan sulfadimidin. Jika dirawat secara efektif, kematiannya sedang.

2. Columnaris

Ini adalah penyakit bakteri yang menyebabkan sirip compang-camping dan berjumbai. Ini juga menyebabkan bisul kulit, bintik-bintik putih di mulut, pertumbuhan kapas di mulut, sisik dan sirip, dan perubahan warna insang. Ikan dapat mengalami kesulitan bernapas akibat infeksi insang.

Penyakit ini bisa dicegah dengan mengobati luka terbuka dan infeksi jamur. Ini juga dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor, seperti oksigen yang terbatas, kesadahan air dan kepadatan berlebih di akuarium.

Columnaris dapat diobati dengan Oxytetracycline dan antibiotik yang mengandung Sulfa 4 TMP, TMP Sulfa dan triple sulfa. Jika ikan yang terinfeksi tidak diobati, bisa mati dalam waktu kurang dari 72 jam.

3. Hemoragik

Umumnya dikenal sebagai mulut merah, hemoragik menyebabkan pendarahan serius di dalam mulut dan mata ikan. Penyakit ini dapat dicegah dengan mendisinfeksi akuarium untuk membunuh Yersinia ruckeri, yang merupakan bakteri penyebab penyakit. Infeksinya bisa diobati, yang berarti tingkat kematiannya rendah.

4. Dropsy

Ini adalah penyakit mematikan yang mempengaruhi ginjal. Ikan yang terinfeksi bisa mengalami pembengkakan perut akibat penumpukan cairan internal. Beberapa gejala lainnya termasuk sisik mencuat ke luar dan mata cekung.

Infeksi bakteri dapat dicegah dengan menjaga kebersihan akuarium. Ini juga dapat dicegah dengan memberi makan ikan dengan makanan kaya vitamin. Kebanyakan ikan yang menderita Dropsy tidak dapat bertahan hidup.

5. Eyecloud

Umumnya dikenal sebagai kornea keruh, penyakit ini menyebabkan lapisan putih pada mata.Hal tersebut dapat dicegah dengan meningkatkan kualitas air. Kondisioner air diperlukan agar air lebih aman bagi ikan.

Eyecloud dapat diobati dengan antibiotik seperti Metafix dan Fungus Clear. Penyakit bakterial tidak fatal tapi bisa merusak penglihatan.

6. Jamur Mulut

Ini sebenarnya adalah penyakit bakteri, dan menyebabkan garis putih atau gumpalan di sekitar bibir dan mulut ikan.

Hal ini dapat dihindari dengan menjaga kebersihan air, yaitu dengan mengganti dan mengkondisikannya secara teratur.

Amoksisilin sebagai antibiotik dapat menyembuhkan jamur mulut. Obat lain yang menyembuhkan jamur ikan secara umum juga dapat membantu infeksi. Ikan yang terinfeksi tidak dapat bertahan hidup jika penyakitnya tidak ditangani dengan cukup dini.


Kompas