Bill Gates yang Patah Hati Karena Android

 


Bill Gates mengaku saat ini menggunakan ponsel Android. Sistem operasi berlambang robot hijau ini sudah beberapa kali disinggung oleh sang pendiri Microsoft. Ia tampaknya antara cinta dan benci dengan Android. Bahkan bisa dibilang, kesuksesan Android membuatnya pernah patah hati karena ada kegagalan Windows Phone.

"Saya sebenarnya menggunakan ponsel Android," kata Gates, seperti dikutip dari MacRumors, Sabtu (27/2/2021). "Karena saya ingin mengikuti semuanya, saya sering bermain-main dengan iPhone, tapi satu yang sering saya bawa adalah Android," sambungnya.

Pria berusia 65 tahun ini rupanya memiliki alasan lain kenapa lebih memilih Android ketimbang iPhone untuk dipakai sehari-hari. Menurutnya ponsel Android lebih ramah terhadap aplikasi Microsoft.

"Beberapa produsen Android memasang software Microsoft yang membuatnya lebih mudah bagiku. Mereka lebih fleksibel tentang bagaimana software terhubung dengan sistem operasi," jelas Gates.

"Jadi itulah yang membuat saya akhirnya terbiasa. Banyak teman saya memiliki iPhone, jadi tidak ada yang benar-benar murni," sambung Bill Gates.

Beberapa waktu silam, Bill Gates pernah pula menyatakan bahwa Android merupakan penyesalan terbesarnya. Ia mengaku terlalu memberi kesempatan Google meluncurkan Android yang pada prosesnya tak mampu ia dan Microsoft saingi dengan Windows Phone yang akhirnya mati.

"Kesalahan terbesar (saya) adalah... kesalahan manajemen apapun yang saya lakukan yang menyebabkan Microsoft tidak bisa jadi seperti Android," ujar Gates.

"Secara terperinci, Android dalam konteks platform standar di ponsel, yang bukan Apple. Itu merupakan sesuatu posisi alamiah yang ingin ditempati oleh Microsoft sebagai pemenang," ucap Bill Gates.

Microsoft sendiri sempat memiliki Windows Phone. Juga sampai mengakuisisi unit Device and Service Nokia sebesar USD 7 miliar. Tapi Microsoft tak kuasa menyaingi Android dalam ekosistem yang disebut Gates "cuma bisa ditempati satu sistem operasi non-Apple".

Dalam kesempatan berikutnya, Gates menyatakan sebenarnya dahulu Microsoft bisa saja menandingi Android tapi jadi kurang fokus menggarap Windows Phone lantaran direpotkan kasus monopoli. Pada tahun 1998, Departemen Kehakiman menyeret Microsoft ke pengadilan lantaran tudingan penyalahgunaan posisi dominan di pasar PC.
"Tak diragukan bahwa gugatan monopoli buruk buat Microsoft dan (jika tak begitu-red) kami akan lebih fokus membuat sistem operasi," cetus Gates dalam sebuah konferensi. "Jadi ketimbang menggunakan Android, kalian akan memakai Windows Mobile jika tidak ada kasus tersebut," yakinnya.

Meski ada kasus itu, Microsoft tetap dominan soal bisnis sistem operasi PC. Akan tetapi, OS di ranah mobile didominasi Android dan iOS. Windows Mobile yang kemudian berubah jadi Windows Phone benar-benar kalah total.

"Kami sudah sangat dekat. Aku terlalu terganggu. Aku mengacaukannya karena terdistraksi," sebut Gates, menyesali potensi Windows Mobile tak terpenuhi.

Detikinet