Viral Bisnis Vtube Bisa Dapat Cuan Hanya dengan Menonton iklan. Ternyata Ini 5 Faktanya!



Bisnis Vtube secepat kilat menjadi perbincangan warganet dalam beberapa waktu belakangan. Benarkah Vtube merupakan bisnis yang bisa mendapatkan cuan hanya dengan menonton iklan di aplikasi itu? Simak faktanya pada artikel ini!

Sahabat 99, apakah kamu pernah mendengar Vtube atau bahkan pernah bergabung jadi anggotanya?

Jangan terkecoh dalam bisnis tersebut karena belakangan kembali menuai kontroversi yang dianggap bisa merugikan masyarakat.

Hanya saja, kekinian praktik bisnis tersebut masih berjalan dan menarik anggota baru.

Bahkan, promosinya dilakukan secara terang-terangan melalui laman media sosisal seperti Facebook dan Twitter.

Bagi kamu yang belum tahu, simak fakta mengenai bisnis Vtube yang kini sedang ramai diperbincangkan.

Jangan sampai terkecoh, 


Apa itu Bisnis Vtube?
Dikutip detikcom, Vtube merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan PT Future View Tech.

Fokus bisnis perusahaan ini sendiri bergerak di bidang periklanan.

Untuk menarik pengguna, Vtube memberikan profit atau poin dengan tugas untuk menonton iklan di aplikasi tersebut.

Selain menonton iklan, sumber penghasilan di bisnis Vtube juga bisa didapat dari referral poin dan grup poin.

Simak fakta lebih lanjutnya di bawah ini!

5 Fakta Vtube yang Harus Kamu Ketahui

1. Cara Kerja Bisnis Vtube
Cara kerja Vtube adalah memberikan profit sharing kepada anggota yang menonton iklan di aplikasi Vtube.
Dengan kata lain, siapa saja yang mendaftar di Vtube dan menonton iklan di Vtube akan mendapatkan poin dari setiap iklan yang ditontonnya.

Selain menonton iklan, sumber penghasilan di bisnis Vtube itu bisa didapat dari referral poin dan grup poin.
Ini dengan cara mengajak orang lain bergabung mendaftar Vtube dengan kode referral yang diberikan.

Poin yang dikumpulkan kemudian bisa dicairkan dalam bentuk uang.
Adapun 1 VP bernilai US$ 1 setara Rp14.000.
Poin yang dikumpulkan baru bisa ditukar setelah 40 hari.

2. Tanpa Biaya Pendaftaran
Tidak ada biaya pendaftaran alias gratis bagi siapa pun yang ingin menjadi member baru di Vtube.
Member baru hanya perlu menonton video berisi iklan setiap hari dan mendapatkan poin atau Vtube Poin (VP).
Namun, member yang mendaftar harus rela melepas sebagian VP yang sudah dikumpulkannya serta ada komisi/pajak untuk pihak Vtube itu sendiri.

VP yang ditahan atau tidak bisa ditransaksikan adalah 10 VP atau sekitar Rp 140 ribu, sedangkan untuk komisi atau pajaknya diambil dan diatur berbeda-beda tergantung level member.
Selain itu, member juga biasanya akan ditawari untuk membeli aktivasi level misi.

Bila mengaktifkan level misi maka akan dapat keuntungan imbal hasil yang cukup besar.
Misal, mengaktifkan level bintang 6 dengan 1 paket, dikenai biaya aktivasi 10 VP.

Keunggulan level ini, dalam 40 hari member akan dapat imbal hasil sebesar 3.500 VP atau sekitar Rp49 juta (kurs Rp14.000/US$).

Dengan kata lain, saat member ingin mendapatkan keuntungan yang besar maka harus mau mengaktifkan atau upgrade levelnya dengan membayar terlebih dahulu.
Untuk bergabung dengan aplikasi ini, member bisa mulai lewat aplikasi Vtube yang sudah tersedia di play store.

3. Masuk Daftar Investasi Ilegal
Masih dikutip detik, ternyata bisnis Vtube sudah masuk dalam daftar entitas investasi ilegal oleh Satgas Waspada Investasi sejak Juni 2020.

OJK mencatat bahwa Vtube menjanjikan keuntungan dari Rp200 ribu hingga puluhan juta rupiah.
Kegiatan bisnisnya sudah ditutup karena masuk daftar 99 investasi bodong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dengan kata lain, status Vtube patut dipertanyakan.

4. Kegiatan Bisnis Ditutup
Meski pada entitas terbaru, nama Vtube tak kembali masuk dalam daftar tersebut.
Berdasarkan cara kerja SWI, ketika sebuah perusahaan masuk daftar itu maka status ilegalnya tidak bisa dihapus.
Hal ini kecuali ada surat normalisasi yang dikeluarkan oleh SWI untuk perusahaan itu.

Tak hanya itu, Tanda Daftar Penyelenggaraan Sistem Elektronik dengan Nomor: 02376/DJAI.PSE/03/2020 juga sudah dihapus oleh Kominfo.
Dengan kata lain, Kominfo telah memblokir situs resmi perusahaan itu yang beralamatkan fvtech.id.

5. Fakta Perusahaan Besar yang Beriklan
Dikutip teknologi.id, Vtube mengklaim banyak perusahaan yang beriklan pada aplikasi mereka.

Namun, faktanya Vtube hanya menayangkan iklan pada aplikasi mereka tanpa adanya kerja sama dengan perusahaan terkait.

Salah satu bukti nyata adalah klarifikasi dari KFC yang menyatakan bahwa iklan yang ditayangkan Vtube bukan hasil kerja sama antara KFC dan Vtube.

***
Demikianlah fakta bisnis Vtube.

Semoga kamu lebih berhati-hati dalam berinvestasi, ya!


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik