Di Gresik, Wabup Qosim Divaksin Covid-19 Pertama

Ilustrasi. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com – Rencana vaksinasi seolah menjadi oase di tengah masa panjang pandemi Covid-19. Hingga Kamis (7/1), Pemkab Gresik terus mempersiapkan sarana-prasarananya. Termasuk memperbaiki Puskesmas Alun-Alun Gresik yang bakal menjadi posko kedatangan vaksin.

Beberapa perbaikan dan persiapan itu adalah penambahan daya listrik hingga pemasangan AC. Sebab, ribuan dosis vaksin tersebut membutuhkan lemari pendingin yang mumpuni. Rencananya, perbaikan posko vaksin di Puskesmas Alun-Alun itu tuntas pada hari ini (8/1).

Sejauh ini, Gresik belum mendapat kepastian berapa jumlah dosis vaksin yang bakal diterima. Tapi, rencana awal berkisar 10 ribu dosis. Kalau sesuai jadwal distribusi, Senin mendatang (11/1) vaksin Sinovac itu mulai didistribusikan ke daerah-daerah. Termasuk ke Gresik. Nah, vaksin tersebut akan disimpan di Puskesmas Alun-Alun dengan dijaga ketat petugas dari TNI-Polri dan satpol PP.

Jadwal sementara, penyuntikan vaksin bakal dilakukan secara seremonial pada 14–15 Januari. Lalu, siapa yang divaksin pertama? Jika di pusat yang divaksin pertama adalah Presiden Joko Widodo, rencana awal di Gresik adalah Bupati Sambari Halim Radianto. Namun, bupati saat ini masih menjalani isolasi di rumah sakit karena juga positif. Karena itu, mungkin bupati digantikan Wabup Moh. Qosim.

Kepada Jawa Pos kemarin, Wabup menyatakan siap saja apabila menjadi orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin tersebut. Tentu, sebelum itu ada beberapa tahapan tertentu dari tim medis seperti mengukur tekanan darah. ’’Insya Allah saya siap yang pertama. Tapi, nanti diatur dinas kesehatan,’’ ujarnya.

Yang jelas, dia berharap program vaksinasi serentak itu bisa segera mengakhiri pandemi. ’’Saya meminta kita terus patuh protokol kesehatan, terus berdoa, dan bersalawat agar kita bisa segera kembali hidup normal,” kata mantan kepala dinas pendidikan itu. 


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik