MUI Gresik Gelar Pelatihan Dakwah Via Medsos, Mulai Materi Hingga Peralatan yang Dibutuhkan

Pelatihan vlogger MUI Gresik di Masjid Agung Kabupaten Gresik, Minggu (29/11/2020).

SURYA.CO.ID, GRESIK - Dakwah melalui daring dengan cara vlog, yang kekinian digandurungi anak muda, mulai dilirik Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik.

MUI Kabupaten Gresik tidak mau ketinggalan peluang.

MUI Gresik membuat pelatihan pembuatan teknik produksi konten dakwah di media sosial.

Dakwah disampaikan melalui visual yang sudah dikemas.

Dengan begitu, pesan dakwah lebih banyak diterima semua kalangan terutama generasi milenial.

Bertempat di Masjid Agung Gresik, pelatihan produksi konten video dakwah itu menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

Ia adalah presenter salah satu televisi swasra sekaligus kreator Youtube Wida Subianto.

Dalam forum tersebut narasumber banyak memberikan materi dari ide awal pembuatan konten hingga peralatan apa saja yang harus dibutuhkan.

"Tentunya materi konten dakwah, golnya pesannya sampai di masyarakat. Bisa diterima oleh masyarakat," kata.

Presenter yang sudah meniti karirnya di dunia pertelevisian sejak 2008 itu menambahkan, saat ini dunia televisi bersaing ketat dengan media sosial.

Untuk itu dakwah di media sosial dianggap sangat maksimal.

Ditambah setiap orang saat ini bisa menyampaikan pesannya masing-masing.

"Kalau di televisi semua yang dikakukan adalah kerja tim. Ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama planning, penelitian, pelaksanaan shoting. Namun untuk mengemas video kita hanya perlu, skil, teknologi, kemampuan dan konten," paparnya.

Perempuan lulusan Universitas Jember itu, selain menyampaikan cara memproduksi video, juga membocorkan cara menaikan viewer.

Salah satunya adalah sering live menyapa penonton.

Jika sampai ada pesan dari penonton menurutnya itu adalah nilai lebih.

"Ketika kita menyajikan konten yang dikepoin pasti akan banyak dicari. Menjawab kekopaan masyarakat bisa diterima," tuturnya.

"Luar biasa banget, kalau ada yang memproduksi konten video proses sertifikati MUI Halal. Selama ini banyak video yang menayangkan lembaganya tapi tidak mewakili penonton," tambahnya.

Sementara itu Ketua MUI Kabupaten Gresik Mansoer Shodiq sangat mengapresiasi acara yang digelar komisi dakwah.

Menurutnya acara ini sangat penting karena dakwah ini merupakan media penting untuk menyapa masyarakat agar shoreh likulli zaman wa makaan.

"Ada banyak dakwah, seperti dakwah billisan, sakwah bil qolam; melalui penerbitan majalah Majalis, dakwah bil hal, dakwah bil maal, shodaqoh, infaq," bebernya, Senin (30/11/2020).

"Ada juga dakwah bittamaddun (seni, budaya), dakwah digital; karena jargon MUI adalah merespon problema keummatan, apapun dakwahnya yang penting sampai kepada masyarakat," pungkasnya.



surya
#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik