Kisah Nyata : Pemangku Pondok Pesantren Di Lamongan Ini Hasilkan Profit Senilai Dua Buah Rumah

 
                 
                   M. Said (Kiri) dan Gus Adib (Kanan)

Keseharian Gus Adib (Muhammmad Adib Amiluddin), demikian sang pemangku pondok Asy Syafiiyah, Lohgung Brondong, Lamongan, adalah sebagai seorang guru madrasah tsanawiyah di Yayasan Sunan Drajat. 
Disamping sebagai pengajar di pondok pesantren yang didirikan oleh abahnya. Ekosistem dan atmosfir pondok yang mengedukasi para santri dengan sikap
qanaah, sabar, disiplin dan telaten berhasil membuat Gus Adib bersama aplikasi AI Wisefx yang digunakannya menjadi sebuah solusi inkam nyata di tengah pandemi korona.
Tidak tanggung-tanggung total penarikan dana profit dari aplikasi AI Wisefx besutan Gus Fik (Rachmad Rofik), founder Gresikbaik dan owner aplikasi AI Wisefx, adalah senilai dua buah rumah type 36. 270 juta rupiah.
Perjalanan menjadi murid bisnis dengan aplikasi AI Wisefx Gus Fik, berjalan cukup lama sekitar 2 tahun dan itu memberikan pengalaman berguru yang cukup mengesankan bagi Gus Adib.
"Raihlah dunia dengan ilmu" demikian ujar Gus Adib terkait filosofinya bergabung bersama Wisefx dalam kurun waktu tersebut. Dengan platform AI Wisefx yang sudah teruji ratusan ribu jam, impian mendapatkan inkam lebih besar
dengan cara yang lebih nyaman tercapai luar biasa. 

Disamping M. Said seorang penjual bensin eceran yang berhasil menarik profit 150 juta rupiah, asal Desa Solokuro Lamongan, aplikasi AI Wisefx ini menjadi solusi juga bagi banyak guru madrasah lainnya, termasuk Gus Adib salah satunya.
"Cari dan temukan mentor bisnis yang berpengalaman, memiliki integritas dan berkualitas" demikian pesan Gus Adib terkait pengalamannya berguru bisnis dagang valuta asing di Gus Fik. 
Di sisi lain Gus Fik, sangat optimis bahwa sistem yang dijalankan ini bisa menjadi sebuah solusi nyata inkam bagi siapa saja yang mau menggunakannya. Namun tetap, ada aturan dan disiplin serta kaidah-kaidah utama yang tidak boleh
dilanggar terkait aplikasinya, agar berhasil sesuai dengan goal setting-nya. 
Kejeniusan ada dalam kesabaran, demikian tagline genius is patience yang menjadi trade mark aplikasi AI Wisefx. Attitude ini merupakan sebuah pondasi moral awal agar berhasil terhadap apa yang dicita-citakan. 
" Tanpa kesabaran, tidak ada keberhasilan, dan penguasaan atas kesabaran akan menghasilkan penguasaan ilmu dan apapun yang ingin dan diharapkan", demikian Gus Fik membeberkan. 

Aplikasi AI Wisefx adalah aplikasi dan software pertama di Indonesia yang sudah mengantongi hak cipta dan lisensi merek Dirjen HAKI https://s.id/wisefxmerek.
Karya anak bangsa dalam rangka membantu meningkatkan taraf ekonomi warga masyarakat Indonesia agar melek finansial, melek uang dan tidak terjebak dalam investasi bodong dan skema ponzi. 
Aplikasi AI (artificial intelegence) Wisefx mampu melakukan transaksi dan analisa dagang otomatis dengan algoritma canggih yang mampu selalu menghasilkan profit pada tiap kondisi dan berjalan 24 jam nonstop tanpa intervensi pengguna. 
Aplikasi AI Wisefx sudah memiliki pengguna ratusan orang dan Gus Fik sebagai owner Wisefx memiliki mimpi agar aplikasi ini bisa populer dan dapat digunakan oleh siapapun yang membutuhkan. Belief system baru dalam menghasilkan uang dengan cara yang menguntungkan. Tidak terjebak pada tawaran skema ponzi dan investasi yang scam.
Versi gratis aplikasi AI Wisefx sudah didonasikan untuk kalangan menengah ke bawah baik tukang bangunan, wartawan koran dan kelas ekonomi ke bawah lainnya dan berhasil sukses luar biasa. 
Versi berbayar aplikasi AI Wisefx berbayar dikhususkan bagi mereka yang memiliki kesiapan modal dan siap memiliki aset digital life time untuk keberlangsungan keluarga dan masa depan. https://ea.wisefx.org


#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik