Kepincut Aplikasi AI Wisefx, Emak Penjual Pisang di Pasar Narik Profit Rp 100 Juta

Lamongan – Salah seorang warga yang kesehariannya sebagai penjual pisang di Pasar Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan tak menyangka bisa mengembangkan uangnya dengan profit tinggi hingga Rp 100 juta. Pasalnya, dia merasa hanyalah orang desa yang gagap teknologi (gaptek). Bahkan saking gapteknya, sehingga dia juga tidak memiliki nomer rekening bank.

Emak-emak ini adalah bernama Sugemi. “Awalnya uang dan semua barang berharganya disimpan di rumah,” ungkap Founder GresikBaik dan owner Aplikasi AI Wisefx, Gus Fik.

Dengan dibantu keponakannya, Sugemi pun tertarik untuk mengembangkan uang yang disimpannya tersebut agar lebih berkembang besar. Menurutnya, perlu lebih dari 1 tahun untuk meyakinkan betapa simpel dan efektifnya aplikasi AI Wisefx dalam menghasilkan dollar yang bisa ditarik serta dikonversi ke dalam rupiah di banknya.

Akhirnya Malik sang keponakan, yang juga merupakan murid bisnis Gus Fik dan sudah mendalami bisnis valuta asing selama lebih 600 hari tersebut membantu bibinya, Sugemi dengan telaten. Sehingga diharapkan pada waktu itu dapat merasakan kedahsyatan aplikasi AI Wisefx.

Kini kebahagiaan itu terwujud dengan semestinya. Gus Fik menyebutkan, bahwa Sugemi terlihat bahagia karena bisa menemukan sebuah teknologi luar biasa dalam mengembangkan dana idle-nya. 

Di sinilah peran, amanah, tanggung jawab dan profesionalisme murid Gus Fik dalam memberhasilkan klien dengan penuh dedikasi serta loyalitas tinggi. Sehingga membuat semua pihak bahagia dan berseri-seri.

Sementara itu, Sugemi pun bersyukur karena profit yang istiqomah. Hingga berita ini dituliskan, untuk total keuntungan laba dari aplikasi AI Wisefx mencapai 121 juta rupiah.

“Alhamdulillah profit istiqomah, Wisefx memang mantap jiwa,” imbuhnya.

“Terima kasih banyak Gus Fik atas bimbingannya, semoga selalu diberi kesehatan dan panjang umur selalu agar selalu dapat membimbing kami semua,” tambah Malik.

klikjatim.com