Mau Implementasi Solusi Big Data? Pertimbangkan 4 Hal Ini Agar Tak Salah Langkah


Penyedia layanan SDM khusus di bidang sains Seed Scientific memprediksi 463 miliar gigabyte data akan diproduksi di seluruh dunia setiap hari. Ledakan data inilah yang memicu pemanfaatan analitik big data.
Di balik ramainya diskusi tentang teknologi ini, pandemi COVID-19 juga disebut jadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan analitik big data di Indonesia pada 2020. Misalnya, di ranah pemerintahan, pemanfaatannya berpotensi membantu dalam hal memantau kondisi pembatasan fisik serta riwayat pergerakan orang-orang yang positif terinfeksi COVID-19.
Sementara di ranah bisnis, pemanfaatan analitik big data bisa membantu perusahaan untuk mengimplementasikan manajemen risiko, memahami pelanggan dengan lebih baik, personalisasi pemasaran, mengidentifikasi tren, hingga mengelola sumber daya manusia.

Pertimbangan memilih solusi big data
Mengadopsi analitik big data bukanlah hal mudah. Perusahaan akan membutuhkan upaya dan biaya yang tak kalah besar. 
Ada banyak tool analitik big data yang menawarkan kemampuan pengolahan. Namun, agar tidak gegabah mengikuti tren, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan hal-hal berikut secara bijak:

Tujuan bisnis
Perusahaan perlu mengidentifikasi tujuan bisnis dan apakah analitik big data akan membantu mengoptimalkan usaha. Selanjutnya, perusahaan perlu menguraikan tujuan bisnis dan memetakan kategori apa yang bisa diukur dengan bantuan analitik big data. 

Visualisasi data
Bagi banyak orang, visualisasi data bisa jadi hal yang sangat krusial. Visualisasi membantu perusahaan dalam memahami data, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk mengidentifikasi insight bisnis baru. 

Kecepatan processing dan deployment
Semakin cepat suatu tool melakukan pengolahan data, semakin cepat pula perusahaan mendapatkan insight yang dibutuhkan.

Agility dan scalability
Karena perusahaan memerlukan bantuan analitik big data sebagai solusi jangka panjang, pertimbangan ini sangat diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis di masa depan. Misalnya, layanan yang menawarkan fleksibilitas dan opsi pembayaran sesuai pemakaian, tentu akan lebih optimal bagi perusahaan yang baru memulai adopsi big data.


Terbentur sejumlah pain point
Kepada Tech in Asia,  CEO Paques Benni Adham mengatakan, di samping manfaat analitik big data yang tampak menjanjikan, banyak perusahaan tergesa-gesa dalam mengadopsi teknologi ini. Seiring dengan tren analitik big data yang makin meningkat, ada sejumlah ganjalan bagi perusahaan yang baru memulai untuk mengadopsi big data. 

“Yang kita lihat saat ini, banyak orang lompat ke platform AI, tapi setelah itu tidak berjalan,” kata Benni.
Menurut Benni, ada tiga pain point yang dihadapi perusahaan:

* Terlalu berkonsentrasi pada integrasi aplikasi, sehingga melupakan pentingnya integrasi data,
* Tahap perjalanan yang keliru, sehingga kesulitan mendapatkan hasil analisis yang diinginkan, dan
* Pemain di ranah ini cenderung menawarkan solusi lama dengan kemasan baru.

Benni menjelaskan, sebelum kemunculan analitik big data, banyak perusahaan yang melirik data warehouse konvensional atau sistem pengumpulan data dari berbagai sumber untuk membuat keputusan bisnis. 
Ia juga mengaku banyak bertemu dengan perusahaan yang mengalami kegagalan project akibat adanya proses yang terlewat, hingga mereka harus mengulang dari awal lagi. Dari sinilah kemudian analitik big data jadi solusi lama yang hadir dalam “baju” baru. 

Bagaimana startup memanfaatkan beragam tool analitik big data
Salah satu startup yang belakangan ini memanfaatkan analitik data untuk operasional bisnisnya adalah Hi Sehat. Startup yang bertujuan membantu menganalisis kesehatan ini memanfaatkan fitur pengolahan dan visualisasi data dari Paques Cloud Connect.
Dari pemanfaatan tool analitik data tersebut, beberapa operasional Hi Sehat pun terbantu dengan lebih optimal, seperti:

* Mengumpulkan data kesehatan pengguna aplikasi terhadap perusahaan yang bekerja sama dengan BPJS,
* Monitor dan analisis kondisi kesehatan pengguna Hi Sehat pada satu perusahaan berdasarkan hasil medical check up,
* Monitor biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk kesehatan karyawan,
* Memahami apa saja yang diperlukan oleh pengguna, seperti obat apa yang sesuai dengan keluhan, atau penyakit mereka.
* Tren macroeconomics yang berkaitan dengan kesehatan–penyakit apa yang sedang banyak diderita oleh masyarakat dan di lokasi mana saja penyakit itu tersebar.

Dari pengalaman Hi Sehat, kita bisa menggarisbawahi beberapa hal lain yang perlu dipikirkan dalam memilih tool analitik big data. Perusahaan, terutama yang masih baru dalam analitik big data, tentu menginginkan kemudahan dalam penggunaan. 
Kemudahan semacam ini merupakan salah satu poin yang ditawarkan oleh Paques Cloud Connect. Solusi analitik big data berbasis cloud ini menyediakan fungsi data ingestion (pengolahan data), data analytic (analitik data), dan data visualization (visualisasi data) dalam satu platform.


Sebagai layanan software-as-a-service (SaaS), Paques Cloud Connect menyediakan tool yang sesuai kebutuhan para pelaku bisnis dengan harga terjangkau. Alhasil, di saat analitik big data identik dengan pemrosesan data yang rumit oleh data scientist ataupun data analyst, tool ini hadir sebagai solusi yang memudahkan pengguna dalam mengolah data dan mendapatkan insight.

“Kita list down challenge yang ada, seperti customer jangan investasi terlalu besar ketika mau mulai, dan bagaimana supaya processing-nya bisa cepat,” kata Benni dalam peluncuran Paques Cloud Connect, 8 Oktober 2020 lalu.
Benni melanjutkan, Paques Cloud Connect sangat sesuai untuk beragam skala bisnis, mulai dari UMKM, startup, hingga korporasi. Tak hanya itu, Paques Cloud Connect juga bisa jadi pilihan yang scalable dan tepat guna. Pengguna hanya cukup membayar sumber daya pengolahan data yang digunakan tanpa biaya ekstra. 
Tertarik untuk memanfaatkan analitik big data untuk masa depan bisnismu? Saat ini, kamu bisa mencoba tool dari Paques secara gratis. Kamu hanya perlu melakukan registrasi lewat tautan ini untuk mendapatkan free trial ini!
Paques Cloud Connect adalah layanan SaaS (Software as a Service) terbaru dari Paques yang mengedepankan Big Data analitik berbasis cloud. Layanan Big data analitik ini mampu melakukan data processing (pemrosesan data), data analytics (analisis data) dan data visualizations (visualisasi data) dalam 1 platform. Cari tahu lebih lanjut tentang Paques di tautan ini.





#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik