Lebih Bagus Minum Jus Jeruk atau Makan Jeruk Utuh?


Satu gelas jus jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Jus jeruk juga diketahui kaya antioksidan seperti karotenoid dan flavonoid. Tapi, apakah meminum jus jeruk lebih sehat dibandingkan mengonsumsi buah jeruk utuh?


Untuk mengetahui jawabannya, sekelompok peneliti melakukan studi mengenai jeruk dan jus jeruk. Studi yang dimuat dalam Journal of Agricultural Food Chemistry ini menemukan bahwa jus jeruk pasturisasi mengandung lebih banyak zat yang bermanfaat dengan kandungan vitamin C yang sama seperti buah jeruk utuh.


Akan tetapi, masalah terbesar pada jus jeruk adalah kandungan gula di dalamnya. Satu gelas jus jeruk berukuran 250 mililiter mengandung kalori dua kali lebih besar dibandingkan satu buah jeruk.


Terkait serat, laporan dari Harvard University menemukan bahwa jus jeruk tanpa bulir mengandung serat yang lebih rendah dibandingkan buah jeruk utuh. Sebagian besar kandungan jus hilang dalam proses pengejusan.


Satu buah jeruk utuh dapat memberikan asupan vitamin C yang sama besar seperti jus jeruk. Akan tetapi, buah jeruk utuh mengandung gula yang lebih rendah dan serat yang lebih tinggi.


Konsumsi buah jeruk utuh juga dapat membantu orang-orang untuk mengontrol porsi. Alasannya, sangat mudah menuang dan meminum jus jeruk di dalam gelas besar, sehingga asupan gula pun menjadi tinggi tanpa disadari.


Sebaliknya, buah jeruk utuh hadir dalam bentuk satu porsi buah. Dengan porsi yang lebih terkontrol, buah jeruk utuh juga mengandung beragam vitamin dan juga serat, serta kandungan gula yang lebih rendah.


Dengan kata lain, mengonsumsi buahjeruk utuh lebih menyehatkan dibandingkan meminum jus jeruk. Buah jeruk utuh juga dapat menjadi pilihan menu sarapan untuk orang-orang yang sedang menurunkan berat badan.

Republika

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik