Investor global: Omnibus Law ancam hutan Indonesia


Investor global yang mengelola aset senilai $ 4,1 triliun ingatkan pemerintah Indonesia bahwa UU Cipta Kerja yang disahkan parlemen pada Senin (05/10) dapat memunculkan risiko baru bagi hutan tropis Indonesia.

Seperti diberitakan Reuters, 35 investor mengungkapkan keprihatinan mereka, termasuk diantaranya Aviva Investors, Legal & General Investment Management, The Church of England Pensions Board, manajer aset yang berbasis di Belanda bernama Robeco, dan manajer aser terbesar di Jepang, Sumitomo Mitsui Trust Asset Management.
“Meskipun kami menyadari perlunya reformasi hukum bisnis di Indonesia, kami punya kekhawatiran tentang dampak negatif dari langkah-langkah perlindungan lingkungan tertentu yang dipengaruhi oleh Omnibus Law UU Cipta Kerja,” kata Peter van der Werf dari Robeco. 

Para investor mengatakan bahwa mereka khawatir UU tersebut dapat menghambat upaya perlindungan hutan Indonesia, yang pada gilirannya akan merusak upaya global untuk mengatasi hilangnya keanekaragaman hayati dan memperlambat perubahan iklim.

(Reuters)

#GresikBaik
#Infogresik
#Gusfik