Dermaga Pasusukan Lumpur Jadi Wisata Baru di Gresik, Tawarkan Sensasi Budaya Lokal

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik


Dermaga Pasusukan Lumpur Jadi Wisata Baru di Gresik, Tawarkan Sensasi Budaya Lokal





Berita Baru, Gresik – Kabupaten Gresik kini mempunyai destinasi wisata baru yang berada di permukiman nelayan pesisir laut. Destinasi wisata yang diberi nama ‘Dolan Mburi Omah’ tersebut merupakan sebuah Dermaga yang berlokasi dibelakang Balai Pasusukan, Kelurahan Lumpur, Gresik.

Berawal dari ide para pemuda Karangtaruna Pangaskarto, dermaga sepanjang 530 meter itu kemudian dihias dengan warna-warni khas Gresik, seperti lentera Damar Kurung, Lampu Hias dengan ornamen penampilan yang khas budaya lokal Gresik.

Disepanjang kanan kiri jembatan dermaga, nampak bambu-bambu menjulang yang telah dicat warna-warni lengkap dengan lampu, ada juga tempat bermain musik serta kursi yang disiapkan bagi pengunjung sembari menikmati panorama pesisir yang dipenuhi ratusan kapal milik nelayan. Wisata Alam Dolan Mburi Omah juga menawarkan spot selfi yang cukup instragrammable.

Ketua Karang Taruna Pangaskarto Lumpur, Ahmad Rofiqi mengatakan, dibangunnya destinasi wisata Dolan Mburi Omah ini merupakan wujud dari kreasi para pemuda. Selain itu, pihaknya ingin menumbuhkan kreasi dan inovasi para pemuda dalam menggali potensi disekitar masyarakatnya

“Gagasan ini kita mulai sejak bulan januari, akhirnya kami dan para pemuda mulai merintis untuk realisasi wisata, dan untuk konsepnya kami mengandalkan potensi alam disini, ada mangrove, ratusan kapal nelayan, dan banyak lagi,” ujarnya.

Masih lanjut Fiki sapaan akrabnya, pihaknya akan terus mengembangkan destinasi wisata alam ini, seperti membangun tempat kuliner khas masyarakat pesisir dan kuliner gresik.

“Kedepan kami akan membangun beberapa tempat seperti kuliner khas masyarakat lokal pesisir dan masyarakat gresik, dan kami berencana membuat spot mangrove untuk selfi para pengunjung, kami juga akan membuat tempat-tempat diskusi rutin untuk para pemuda,” urai Fiki.

Sejak dilaunching pada Minggu (11/10) sore, para pengunjung pun hingga malam nampak ramai. Untuk memastikan para pengunjung benar-benar bebas Covid-19, pihak panitia melakukan tes suhu badan para pengunjung yang masuk kawasan wisata dengan thermo gun.

Kris Adji, salah satu pakar sejarah gresik, yang juga menyempatkan berkunjung menyampaikan apresiasi atas destinasi wisata alam hasil inovasi dan kreasi sentuhan anak muda berbakat dan semangat dari pemuda karangtaruna pangaskarto ini.

“Sungguh ini merupakan destinasi wisata yang luar biasa, potensi pemuda harus terus dikembangkan, terutama untuk pengembangan sektor wisata di desa masing-masing, sehingga selain sebagai wisata, nantinya juga bisa mendongkrak kemandirian ekonomi pemuda dan masyarakat sekitar,” terang Kris, saat ditemui dilokasi wisata.

Untuk diketahui, saat launching turut dihadiri Ketua LPMK, Perwakilan PT Smelting, perwakilan Pelindo III, perwakilan PT. Petrokimia, dan perwakilan Pengurus Nelayan Balai Pasusukan Lumpur.