3 Langkah Mudah Memiliki Perencanaan Perlindungan Keluarga


Keluarga ibarat rumah sesungguhnya yang memberikan perlindungan, kasih sayang, dan dukungan yang tulus.


Bagi para pencari nafkah, pastinya tak mudah untuk tetap memberikan perlindungan dan kebahagiaan agar keluarga aman dari sisi finansial.


Kita perlu menyadari, hidup harus terus berjalan apapun risikonya.


Tak satu orang pun mengharapkan adanya kejadian buruk yang menimpanya.


Misalnya, karena sebuah musibah seorang tulang punggung keluarga tak lagi bisa mencari nafkah karena kondisi fisik dan kesehatan yang tak mendukung, atau meninggal dunia.


Bila hal buruk tersebut terjadi, agaknya sulit bagi keluarga untuk kembali membangun fondasi finansial dari nol.


Jadi, tidak ada salahnya kita mempersiapkan perencanaan perlindungan keluarga yang lebih matang sebagai antisipasi kondisi terburuk.


1. Memiliki tabungan simpanan
Perencanaan perlindungan keluarga dapat dimulai dengan memiliki tabungan simpanan.


Ini dapat dilakukan dengan menyisihkan minimal 10 sampai 20 persen dari total penghasilan. Terapkan ini setiap bulan sebagai upaya berjaga-jaga.


Ingat, tabungan simpanan ini jangan disentuh atau diutak-atik sama sekali.


Biarkan jumlahnya bertambah dari bulan ke bulan. Gunakan tabungan ini hanya dalam kondisi yang amat darurat.


2. Mulai memiliki deposito
Di samping tabungan, Anda juga bisa memiliki deposito sebagai perencanaan perlindungan keluarga.


Biasanya di setiap bank memiliki program ini untuk memberikan perencanaan keuangan yang lebih baik.


3. Saatnya berinvestasi
Investasi merupakan langkah lain untuk memberikan perlindungan keuangan bagi keluarga Anda.


Ada beragam jenis investasi, mulai dari investasi reksadana, investasi properti, dan investasi emas.


Sebagian orang mulai berinvestasi membeli saham dengan menggunakan aplikasi di ponsel pintar.

Genpi

#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik