Golnya Jadi yang Terbaik, Widodo C Putro Beri Pesan Inspiratif





Gol salto Widodo Cahyono Putro di final Piala Asia 1996 menjadi yang terbaik pada bracket challenge atau turnamen voting gol Piala Asia. Dia mengalahkan gol pemain Lebanon, Abbas Chahrour, yang bersarang ke gawang Irak pada final Piala Asia 2000. Berdasarkan hasil voting final bracket challange yang diunggah pada laman resmi AFC, Widodo C Putro unggul dengan 72 persen suara atas Abbas Chahrour. Sebelum menang atas Abbas Chahrour dan dipastikan menjadi yang terbaik, gol akrobatik Widodo C Putro terlebih dulu mengalahkan dua gol indah lainnya.

Pada perempat final Widodo c Putro mengalahkan gol melengkung Yousef Al Rawashdeh (Yordania) di Piala Asia 2015. Widodo unggul 57 persen suara atas Yousef Al Rawashdeh. Sementara itu, pada semifinal, Widodo mengalahkan gol wakil Vietnam, Le Cong Vinh, yang tercipta pada Piala Asia 2007 kontra Uni Emirat Arab. Setelah golnya menjadi yang terbaik, Widodo mengucapkan terima kasih kepada warganet Indonesia yang sudah memberi dukungan. "Ya tentu terima kasih kepada masyarayat (netizen) Indonesia atas dukungannya dalam memberikan pilihan kepada saya," kata Widodo, dikutip dari laman resmi PSSI.

Lebih lanjut, Widodo juga memberikan pesan inspiratif. Dia berharap, golnya itu bisa memotivasi para pesepak bola muda Tanah Air. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih optimistis dalam menatap masa depan sepak bola Indonesia. "Ini bukan soal saya secara pribadi, tetapi tentang siapa kita, ya kita Indonesia," ujar Widodo. "Saya berharap pada masa mendatang, kita harus selalu optimistis untuk kemajuan sepak bola Indonesia." "Apalagi pemain-pemain muda kita saat ini. Mereka harus lebih baik dan bagus kedepannya bersama klub maupun timnas Indonesia," tegas mantan pemain yang kini menukangi Persita Tangerang tersebut.




#GresikBaik
#infogresik
#Gusfik