Deretan Para Miliarder yang Makin Tajir di Tengah Pandemi



Pandemi Covid-19 ternyata tidak selalu membuat keuangan seseorang terpuruk, setidaknya itu yang terjadi pada para miliarder dunia. Beberapa miliarder malah mencatatkan kenaikan kekayaan di tengah dunia yang dipusingkan wabah virus corona.

Melansir Forbes, Kamis (16/7/2020), ada Jeff Bezos, CEO Amazon yang memimpin puncak daftar orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan bersih 181 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.624,5 triliun (kurs Rp 14.500 per dollar AS).

Melansir Forbes, Kamis (16/7/2020), ada Jeff Bezos, CEO Amazon yang memimpin puncak daftar orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan bersih 181 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.624,5 triliun (kurs Rp 14.500 per dollar AS).

Sebenarnya, kekayaan Bezos pernah turun senilai 8 milliar dollar AS atau sekitar Rp 116 triliun usai penutupan perdagangan Selasa (14/7/2020) waktu setempat. Tetapi itu tidak masalah bagi Bezos karena hanya 4,4 persen dari total kekayannya.
Kekayaan Bezos melonjak drastis sejak 18 Maret 2020, di mana Forbes merilis data kekayaan miliarder dunia, dan beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Trump mengumumkan keadaan darurat nasional karena penyebaran virus corona.

Selama masa periode pandemi tersebut, harga saham Amazon melonjak hampir 69 persen. Membuat kapitaliasi pasar Amazon mencapai rekor tertinggi senilai 1,5 triliun dollar AS atau sekitar Rp 22.176 triliun.

Alhasil, kekayaan Bezos pun melonjak 68 miliar dollar AS atau sekitar Rp 986 triliun.
Peningkatan harga saham Amazon didorong kebijakan penutupan wilayah (lockdown) dan menjaga jarak yang membuat masyarakat memilih membeli kebutuhan lewat belanja online.
Bezos bukanlah satu-satunya, ada Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, yang juga terus menambah pundi-pundi kekayaan sepanjang pandemi. Musk kini menempati posisi ke-9 dalam daftar orang terkaya di dunia dari sebelumnya di posisi ke-31 pada pertengahan Maret 2020.

Kekayaan Musk naik hampir tiga kali lipat sepanjang empat bulan terakhir menjadi 69,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.001,9 triliun, dari sebelumnya senilai 24,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 356,7 triliun.
Semua berkat kenaikan saham Tesla, perusahaan pembuat mobil listrik yang melonjak mencapai 320 persen. Ini menjadi pertama kalinya Musk masuk dalam daftar sepuluh besar orang terkaya di dunia.

"Aku benar-benar tidak peduli. Angka-angka ini naik dan turun, tetapi yang penting adalah membuat produk hebat yang disukai orang," ujar Musk pada Forbes.
Miliarder lainnya adalah Mukesh Ambani, pebisnis asal India yang merupakan pemilik Reliance Industries. Anak usahanya, Reliance Jio Infocomm Limited yang bergerak di bidang telekomunikasi baru-baru ini mendapatkan banyak investasi.

Pada April 2020 lalu Reliance Jio menerima investasi senilai 5,7 milliar dollar AS atau sekitar Rp 82,6 triliun dari Facebook. Kemudian dari Mubadala, perusahaan asal Uni Emirat Arab senilai 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 17,4 triliun.

Terbaru, pada 15 Juli 2020 perusahaan kembali mendapat investasi senilai 4,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 82,6 triliun dari Google. Banyaknya investasi yang masuk membuat lonjakan nilai saham Reliance.
Alhasil, Ambani berada di posisi ke-7 orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan bersih 71,4 milliar dollar AS atau sekitar Rp 1.035,3 triliun, naik hampir dua kali lipat dari kekayaannya di pertengahan Maret 2020.

Ambani terakhir kali masuk dalam daftar sepuluh besar orang terkaya di dunia pada tahun 2011, dengan kekayaan senilai 27 miliar dollar AS atau sekitar Rp 391,5 triliun.

Kemudian ada Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft yang juga baru masuk ke dalam daftar sepuluh besar. Saham Microsoft naik 47 persen sejak pertengahan Maret 2020.
Membuat Ballmer menjadi orang terkaya ke-6 di dunia dengan kekayaan senilai 72,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.045,4 triliun.

Tentu masuknya beberapa nama tersebut ke dalam daftar 10 besar orang terkaya di dunia, menggeser posisi miliarder lainnya.

Seperti Warren Buffet yang turun peringkat menjadi ke-8 dari sebelumnya di peringkat ke-4 pada Maret 2020. Ini peringkat terendah Buffett dalam setidaknya 20 tahun terakhir.

Sebelumnya ada Jim Walton, Alice Walton, dan Rob Walton, yang duduk di posisi ke-7, ke-8, dan ke-9 sebagai miliarder terkaya di dunia pada Maret 2020. Kini Walton bersaudara tergeser keluar dari daftar sepuluh besar orang terkaya.