Tak Mau Hidup Mewah, Simak Cara Miliarder Warren Buffett Habiskan Uang

Buffet tinggal di rumah yang sudah dia tempati sejak 1958 di Omaha, Nebraska. Rumah itu tidak memiliki pagar.
Bos besar Berkshire Hathaway sekaligus seorang filantropis, Warren Buffett berpegang pada prinsip hidup hemat. Meski memegang predikat orang terkaya ke-7 di dunia, dia memilih untuk tidak menghabiskan uangnya membeli barang-barang mewah, seperti rumah-rumah besar ataupun kapal pesiar pribadi.

Buffet bercerita kalau dia memilih untuk sarapan di restoran cepat saji dan mengeluarkan tidak lebih dari USD 3,17 (setara Rp46.700). Investor ternama ini bahkan menggunakan handphone flip (buka-tutup) jadul selama bertahun-tahun dan baru mengganti ponselnya menjadi iPhone 11 pada Februari 2020. Adapun, Berkshire juga memiliki 5,9 persen saham Apple.

Dilansir dari CNBC, Warren Buffett menegaskan bahwa dirinya juga tidak tertarik untuk memiliki banyak rumah mewah ataupun mobil yang berlipat ganda jumlahnya. Sehingga, tidak heran jika dia masih meninggali rumah dengan luas sekitar 2 ribu meter persegi di Omaha, yang dia beli seharga USD 31.500 pada tahun 1958 (harga jual rumah tersbut akan berkisar USD 285.000 saat ini).

Meskipun begitu, dia juga sempat membeli rumah kedua di komplek pantai Laguna, California seharga USD 150.000 dan sudah dijual pada 2018 dengan harga USD 7,5 juta.

Sebelumnya, di tahun 2014 Buffet juga membeli sebuah mobil sedan yang seharga USD 46 ribu. Dia mengaku, hal ini dilakukan karena putrinya, Susie terus membujuk dan berkata kalau akan terasa memalukan bila sang ayah terus menerus mengendarai mobil sedan tua keluaran 2006-nya.

Selain mobil, Buffett juga memiliki sebuah jet pribadi. "Satu-satunya barang yang paling banyak memakan uang saya. Meskipun begitu, transportasi ini memangkas waktu saat saya harus berpergian ke sana ke mari," ucap Warren.

Di samping mengeluarkan uang untuk tempat tinggal dan transportasi, Buffet juga aktif menjadi filantropis bersama Bill dan Melinda Gates. Sejak 2006, dia telah berdonasi sebanyak lebih dari USD 37 Juta.

Adapun di tahun 2020, kekayaan bersih Buffett mengalami sedikit pukulan akibat pasar saham yang bergejolak serta anjloknya perekonomian akibat pandemi virus Covid-19.

Terlebih Berkshire Hathaway sudah mengalami penurunan sebanyak 8 persen sejak awal tahun. Hal ini turut memotong beberapa miliar dari kekayaan bersih Warren Buffett. Walaupun harus kehilangan beberapa miliar dolar, Buffett tidak absen untuk mengamalkan USD 2,9 miliar-nya sebagai janji bahwa dia akan memberikan sebagian besar uangnya untuk berbagi.

Liputan6.com