Melek Finansial : Beli Mobil Malah Rugi?



Membeli mobil secara kredit tentunya menjadi salah satu solusi untuk memiliki mobil. Anda bisa langsung menggunakan mobil dari dealer tanpa harus menyetorkan uang dalam jumlah yang besar. Sebab pembayarannya dilakukan dengan dicicil setiap bulan sampai waktu yang ditetapkan. Tidak heran jika banyak yang tertarik membeli mobil secara kredit karena kemudahan tersebut.

Ada yang menyatakan bahwa membeli mobil dengan cara kredit sebenarnya merugikan. Bagaimana bisa? Jika dihitung dan dijumlahkan, total cicilan kredit yang Anda bayarkan dibandingkan dengan harga mobil jika dibeli secara tunai pasti lebih mahal dan itulah kenapa kredit disebut merugikan. Cicilan yang Anda bayarkan setiap bulan bukan merupakan potongan harga murni dari harga mobil Anda melainkan sudah ditambahkan dengan bunga sehingga harga mobil pun menjadi lebih mahal.

Jadi, jika ada yang mengatakan membeli mobil secara kredit itu merugikan, memang ada benarnya. Faktanya, harga mobil yang kita bayar menjadi lebih mahal dari harga aslinya. Selain itu, nilai mobil semakin hari semakin berkurang karena pemakaian. Pada saat kredit mobil Anda selesai, harga jual mobil Anda pada saat itu bisa saja sudah merosot jauh dari harga sebelumnya. Itulah kenapa membeli mobil secara kredit terbilang cukup merugikan.

Berbicara mengenai rugi atau tidaknya membeli mobil secara kredit sebenarnya tergantung dari bagaimana Anda menilainya. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari kredit mobil. Siapa tahu dengan mengetahui hal-hal tersebut, persepsi Anda berubah bahwa ternyata kredit mobil tidak sepenuhnya merugikan.

Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan jika ingin membeli mobil.

1. Kenaikan Harga
Harga kendaraan, terutama mobil, tiap tahun cenderung naik. Ada beberapa faktor yang memengaruhi naik atau turunnya harga mobil, di antaranya nilai tukar atau kurs mata uang, ongkos produksi, inflasi, dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Faktor-faktor tersebut sulit dipastikan kestabilannya. Karena itu, jika berniat membeli mobil, jangan terlampau lama menundanya.

2. Kebutuhan
Cari tahu apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil. Jangan sampai karena membeli mobil, Anda kewalahan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Biaya-biaya semisal biaya bahan bakar dan service/maintenance harus dimasukkan dalam pengeluaran bulanan nantinya selain kredit mobil. Itu berarti ada liabilitas baru yang membebani keuangan.

Anda harus benar-benar yakin dengan alasan kenapa mobil jadi kebutuhan. Kalau ini soal waktu karena mobilitas yang tinggi dalam pekerjaan dan kebetulan Anda tinggal di luar kota jauh dari tempat kerja, tepat kiranya menetapkan mobil sebagai kebutuhan.

Seandainya saja, Anda akhirnya memutuskan untuk membeli mobil secara kredit karena takut harganya naik tahun depan dan mobilitas pekerjaan yang makin meningkat. Pertama-tama, Anda perlu mengetahui ketetapan yang berlaku. Sesuai dengan ketetapan Bank Indonesia (BI), uang muka (down payment/DP) untuk kredit mobil minimal 25% dari harga mobil. Sementara besaran penghasilan yang disarankan sebesar Rp5-7 juta.

Jadi, bisa ditarik kesimpulan beli mobil secara kredit memang rugi jika mengacu pada total kredit. Tapi, ingat dengan adanya kenaikan harga mobil belum tentu Anda mendapatkan harga yang sekarang pada tahun depan. Bila dibandingkan, harga Daihatsu Ayla 2017 lebih mahal daripada Daihatsu Ayla 2016. Dengan demikian, Anda mesti mengumpulkan dana lagi hingga cukup bila mau membeli secara tunai.